Sukses

Haid & Aktifitas Seksual

19 Oct 2014, 15:14 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dok,saya pgn tau ni ttg perbedaan ciri2 hamil dengan sakit ginjal/usus buntu. saya juga mau tanya..saya haid sebelumnya siklusnya teratur,nah baru bulan ini saya dapet cm 2hr tetapi selang 1 hr pas sy berhubungan kluar dan cm hr itu saja. Misalnya saya dapet tgl 12-14 trus tgl 14-15 berhenti tetapi tgl 16 saya brhubungan haid kluar dan cm shari saja.nah setelah kjadian itu,kadang2 pinggul dan perut saya pegal2 dan nyeri serta gatal.apa yah dok masalahnya dengan badan saya?apa saya hamil?tetapi khn saya sempat haid.tolong bantuannya y dok..saya takut sekali.terima kasih sebelumnya.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perbedaan ciri hamil, sakit ginjal dan usus buntu dapat Anda lihat pada artikel dibawah ini:

Tanda-Tanda Kehamilan & Memastikan Kehamilan

Batu Ginjal

Usus Buntu-Apendisitis

Menurut kami kondisi yang Anda alami karena pada saat Anda berhubungan sebenarnya Anda masih dalam kondisi haid. Gejala nyeri dan gatal mungkin disebabkan infeksi yang berhubungan dengan adanya aktifitas seksual pada masa haid.  Pertama-tama yang perlu kami tanyakan adalah: apakah Anda sudah menikah/pernah melahirkan? Berhubungan seks saat haid sendiri tidak dianjurkan dari sisi medis karena:

  • Darah yang keluar ketika haid merupakan media yang sangat baik bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini mengarah kepada mudahnya terjadi infeksi pada wanita yang sedang haid (apabila mereka melakukan hubungan intim). Infeksi ini merupakan bagian dari Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dapat berujung kepada gangguan sistim reproduksi atau gangguan kesuburan
  • Ketika berhubungan intim di kala haid, darah menstruasi yang seharusnya keluar menjadi tertahan. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran balik darah haid dan bisa mencapai saluran tuba, indung telur, bahkan peritoneum (rongga perut) dan merupakan faktor risiko terjadinya Endometriosis
  • Saat haid, vagina akan menjadi lebih sensitif. Gesekan yang terjadi saat penetrasi akan mudah menimbulkan rasa nyeri dan perlukaan vagina. Perlukaan ini akan memudahkan kuman masuk dan menyebabkan infeksi

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik secar a langsung dan mendapatkan terapi optimal. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.(DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar