Sukses

Jerawat di Punggung

17 Apr 2014, 12:03 WIB
Wanita, 21 tahun.
Salam dok , saya mau tanya . Apakah jerawat d punggung bila d biarkan akan berbahaya ? Soalnya saya sudah mengalami ini sejak umur 15th. Tp saya anggap biasa , tp sekarang saya merasa ga nyaman dok krn semakin banyak. Mohon sarannya dok Obat atau salep apa ya yg harus saya pakai buat nyembuhin jerawat punggung yg bisa d beli d apotik tnpa harus k dokter kulit . Terimakasih sbelumnya . (Wanita , 21th)

Saudara yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Jerawat di punggung, dada dan sekitarnya paling sering juga disebabkan karena kondisi kulit yang berkeringat. 

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Kami memahami rasa frustasi Anda. Hal ini memang sering sekali terjadi, dan sangat bisa dipahami, Anda perlu bersabar dan memperhatikan pemicu-pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat agar dapat menghindarinya.

Selain itu, sebaiknya Anda tidak memencet jerawat Anda karena dapat menyebabkan bekas kehitaman atau parut pada kulit yang sulit untuk diatasi. Selain itu juga dapat menyebabkan infeksi pada daerah jerawat Anda. 

Berikut artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Jerawat 

Lupakan Obat Luar untuk Basmi Jerawat. 

Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah dan daerah berminyak lainnya. Untuk daerah punggung dan sekitarnya Anda juga bisa mencoba untuk melakukan perawatan lulur secara rutin 2 kali seminggu. 

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter ahli estetika yang dapat membantu Anda dengan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kulit Anda. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar