Sukses

Stress Picu Gangguan SIklus Haid

13 Apr 2014, 22:15 WIB
Wanita, 19 tahun.
dok saya mau nanya, semenjak saya kerja, saya ko jadi jarang haid ya? saya terakhir haid pas bulan 11 atau 12. dan setelah itu saya belom haid haid sampai sekarang. padahal sewaktu saya sekolah saya lancar banget haidnya. saya mau periksa takut dan ga sempet juga, apa ada obat alami atau resep alami agar haid saya lancar kembali? tolong di balas ya dok. thank you :)
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Gangguan haid dapat bermacam-macam, mulai dari darah yang keluar sedikit atau malah banyak. Selain itu, gangguan haid juga bisa berkisar antara banyak siklus haid yang terjadi. Pertama saya akan jelaskan tentang siklus haid yang normal.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Apakah Anda merasakan stress belakangan ini? Biasanya pada wanita usia muda penyebab paling sering dari gangguan haid adalah karena stress, namun agar lebih jelas, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut serta pemberian terapinya. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar