Sukses

Lambung, Empedu, Atau Pankreas?

17 Oct 2014, 09:28 WIB
Pria, 20 tahun.
dok,saya sering bersendawa hampir setiap kali entah dalam keadaan lapar dan kenyang. perut berbunyi seperti udara naik turun di tenggorokan. lambung juga sensitif terhadap makanan manis dan berlemak seperti mie pangsit,kue dan juga sayur. biar makan sedikit langsung sendawa tanpa henti. perut saya tidak sakit dok, kadang terasa panas dan agak geli. dulu berat badan saya 63 kg dan turun 8 kg. saya juga merasa lemah dan punggung sering pegal dan kulit saya tampak pucat. leher juga sering pegal dan sakit kepala perasaan seperti oleng ketika jalan dan berdiri , kaki seperti tidak kuat menopang tubuh. sudah 1 tahun saya begini dok. sudah ke dokter umum dan sppd. dikasih obat lansoprazole,ranitidine,dexanta,propepsa,vitamin b complex. tapi tdak ada perubahan dok. saya sudah cek darah dan ekg semuanya normal. varises di tangan dan kaki juga membesar dok. pertanyaan saya apakah mungkin hanya lambung bermasalah ataukah empedu,pankreas dan pembuluh darah saya bermasalah dok. terima kasih
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat

    • anti-kolinergik

    • antidepresan tricyclic

    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan pemeriksaan langsung. Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, saya menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam.

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar