Sukses

Akibat Konsumsi Garam

09 Apr 2014, 22:35 WIB
Pria, 23 tahun.
selamat pagi dok, saya ingin bertanya. Kasusnya seperti ini, misalkan sebuah masakan ditambahkan 1 sendok teh atau 5g garam. Saya ingin tahu berapa kandungan garam yang terserap oleh tubuh? bagaimana cara mengatasi jika kita kelebihan batas konsumsi garam dalam sehari? Terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Garam merupakan bahan perasa yang tidak pernah luput digunakan dalam setiap masakan. Sehingga konsumsi garam menjadi semakin sulit dikontrol, terutama apabila kita terbiasa mengonsumsi makanan di luar rumah seperti bakso, bakwan malang, bakmi, dsb. Perlu diperhatikan bahwa apabila Anda tubuh manusia sangatlah dinamis dan bukan sebuah nilai tetap. Umumnya jika tubuh dalam keadaan kekurangan garam, maka tubuh akan meretensi garam dalam saluran cerna atau dari ginjal, jadi bisa dikatakan yang kita makan akan diserap. Namun jika kita kelebihan garam, maka tubuh juga memiliki mekanisme untuk mengeluarkan garam, namun kelebihan garam cenderung mengikat air dalam tubuh sehingga meningkatkan tekanan darah.

Garam mengandung ion natrium yang akan langsung diserap oleh tubuh ke dalam pembuluh darah sehingga konsentrasi ion natrium di dalam darah akan meningkat. Ion natrium memiliki sifat menahan air yang dapat meningkatkan volume di dalam pembuluh darah dan secara otomatis akan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Seperti layaknya balon yang terus diisi oleh angin atau air, semakin banyaknya volume di dalam pembuluh darah, tekanan dalam pembuluh darah menjadi semakin besar hingga akhirnya pecah.

Konsumsi garam yang direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia (WHO) adalah maksimal berkisar antara 5-6 g/hari atau 2000-2400 mg natrium (lebih kurang sekitar satu sendok teh). Sedangkan Anda dapat mengonsumsinya hingga 5 sendok makan atau lebih setiap harinya, belum ditambah dengan konsumsi garam yang terkandung dalam makanan yang Anda konsumsi. Jumlah ini sangatlah berlebih.

Apabila dibiarkan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung hingga stroke. Tentunya tidak ada seorangpun yang ingin menjadi sakit, termasuk Anda. Oleh sebab itu, cobalah untuk mengurangi asupan garam Anda secepatnya. Sebuah studi menemukan bahwa pengurangan konsumsi garam sebanyak 3 gram/hari (1200 mg natrium) dapat menurunkan angka kejadian penyakit jantung sebanyak 6%, serangan jantung sebanyak 8%, dan kematian karena penyakit jantung sebanyak 3%.

Selain mengurangi konsumsi garam, juga perlu diimbangi dengan konsumsi bahan makanan sumber kalium. Tidak seperti ion natrium, ion kalium memiliki cara kerja yang berlawanan dengan cara kerja ion natrium. Ion kalium dapat menurunkan volume pembuluh darah dengan menarik cairan dari ekstraseluler (pembuluh darah) ke intraseluler yang otomatis akan menurunkan tekanan darah. Sumber kalium yang baik antara lain adalah buah-buahan, seperti pisang, jeruk, dsb yang dikonsumsi secara alami.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.(AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar