Sukses

Belum Hamil

08 Apr 2014, 09:31 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok , saya mau tanya . Saya sudah setahun menikah tp blm juga hamil . Saya sudah beberapa kali USG . Apa yg harus saya periksakan lagi k dokter selain USG ? seperti hormon atau yg lainnya krna saya tidak mengerti . Saya takut ada sumbatan2 yg menghalangi masuknya sperma , atau infeksi2 yg lainnya krna saya pernah mengalami keputihan yg terus menerus yg berwarna putih susu namun sembuh setelah pap smear . Mohon infonya dok , agar saya tau apa saja yg harus saya periksakan untuk mmpersiapkan kehamilan . Terimakasih sebelumnya .

Terima kasih Anda telah setia menggunakan fasilitas e-consultation KlikDokter.

Kami sangat mengerti kekhawatiran Anda, dan keinginan Anda, dalam memiliki buah hati. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Kami sarankan agar Anda melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan. 

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan pasangan dapat segera dianugerahi buah hati. 

Berikut adalah beberapa artikel yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Penyebab Ketidaksuburan Perempuan

Stres Memicu Ketidaksuburan

Pemicu Ketidaksuburan Wanita

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar