Sukses

Bagian Belakang Lutut Sering Gatal

20 Oct 2014, 09:37 WIB
Wanita, 18 tahun.
dok, saya mau tanya mengenai penyakit saya, lutut bagian belakanga sya sering gatal sehingga saya garuk hinga kecet, sudah tiga hari ini lecet yang terjadi berubah menjadi bernanah, obata yang harus saya konsusi apa ya dok ? Terima kasih atas jawabannya dok :)

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kondisi yang Anda alami. Dari penuturan gejala yang Anda alami, kemungkinan besar Anda menderita Eksim. Eksim adalah bahasa awam untuk dermatitis atau peradangan pada kulit. Eksim adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit hingga akhrinya oecah dan mengeluarkan cairan. Eksim sendiri sering terjadi di daerah lipatan-lipatan tubuh (seperti yang Anda alami). 

Eksim dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang  yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebab dari eksim belum diketahui. Diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres, pakaian, dan perhiasan. Eksim memang tidak menular tapi dapat diturunkan. 

Penyakit eksim memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari eksim kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat eksim Anda kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika eksim sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hiperpigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal. Untuk meminimalisasi risiko tersebut, maka sebaiknya krim kortikosteroid yang Anda miliki hanya dioleskan pada daerah eksim selama 2-3 minggu, 1x/hari, digunakan di sore hari, dan mengoleskan pelembab pada eksim apabila tidak menggunakan kortikosteroid. Obat untuk alergi selain dengan salep dapat juga konsumsi obat minum golongan antihistamine (loratadine, cetirizine) atau kortikosteroid lemah namun hanya boleh diberikan oleh dokter kulit bila memang keluhan tidak dapat Anda tahan. Sebaiknya untuk obat oral harus konsultasi ke dokter specialis kulit dan kelamin. Berikut kami berikan artikel sebagai tambahan informasi Anda : 

Dermatitis Atopik (Telapak Kulit Pecah - Pecah dan Kasar) 

Hindari Pemicu Dermatitis Kontak

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar