Sukses

Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Horizontal (Impaksi)

04 Apr 2014, 11:37 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok, saya mau tanya soal kesehatan gigi. Senin kemarin, tgl 31 april 2014 saya periksa ke drg. Saya diminta untuk ronsen gigi. Setelah ronsen, hasilnya adalah banyak gigi susu saya yg ternyata msh ada dan tdk ganti menjafi gigi trtap krn katanya saya tdk memiliki benih atau bakal gigi. Kmudian gigi geraham bawah sebelah kanan itu katanya posisinya tidur san musti dicabut. Yg atas juga. Mnrt dktr, bgmn tindakan terhadap kasus gigi susu saya itu? Dan bgmn tndakan yg sebaiknya saya ambil brkautan dg gigi geraham bawah saya yg posisinya tidur? Apakah memang hrus dicabut dg jalan operasi? Dan kalau tdk dicabut apakah ada efrknya? Krn selama ini yg saya rasakan geraham saya linu dan sakit untuk mengunyah makanan. Saya pikir itu krna gigi brrlubang, tp ternyata gigi saya tdk berlubang, melainkan posisinya yg tidur. Trmksh sblmnya dok.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Gigi Molar (geraham) manusia ada 3 pada tiap sisi rahang atas dan bawah, dan geraham ketiga yang letaknya di ujung rahang itu memang lazimnya baru tumbuh sekitar usia 18 tahun ke atas, maka itu sering disebut "wisdom tooth" atau gigi geraham bungsu. Karena tumbuhnya paling akhir di saat gigi lain sudah tumbuh, maka biasanya gigi tersebut tidak ada tempat untuk keluar ke rongga mulut dengan posisi normal seperti gigi lain.

Sangat banyak kasus-kasus gigi molar tiga tumbuh miring atau terhalang tulang (impaksi) atau yang seperti anda alami dengan posisi  horizontal, dan pada sebagian besar menyebabkan timbulnya rasa sakit luar biasa hingga tidak dapat membuka mulut, atau ada juga yang tidak timbul keluhan sama sekali. Ada juga yang hanya tumbuh sebagian sehingga gusinya juga terbuka sebagian sehingga membentuk celah. Adanya celah ini menyebabkan makanan mudah terjebak dan sulit  dibersihkan hingga seringkali gusi di daerah mahkota gigi yang baru tumbuh sebagian tersebut bengkak dan sakit sekali.

Hingga saat ini masih terdapat perdebatan di antara para ahli, apakah gigi molar tiga yang impaksi (gigi geraham bungsu yang tidak dapat tumbuh secara normal) tanpa keluhan seperti pada kasus Anda perlu dicabut atau dibiarkan saja. Menurut suatu penelitian, sekitar 25-70 persen gigi molar tiga tanpa gejala yang dipertahankan, akhirnya tetap harus dicabut dikemudian hari. Dari penelitian lain menyatakan gigi molar tiga yang dicabut tidak akan menimbulkan masalah dan pasien akan tetap memiliki fungsi pengunyahan yang normal.

Walaupun persentase kejadiannya rendah, kista atau tumor dapat tumbuh di sekitar gigi molar tiga yang terbenam dalam gusi dan tulang yang tidak diambil. Oleh karena itu pertimbangan pencabutan gigi molar tiga yang tidak disertai gejala apapun terkadang didasarkan atas pertimbangan pencegahan. Meski demikian operasi pencegahan ini belum menjadi kesepakatan secara umum di kalangan ahli bedah mulut.

Tidak terdapatnya benih gigi tetap menyebabkan gigi susu dalam rongga mulut Anda tidak kunjung tanggal, dan hal yang perlu dilakukan terkait keadaan ini adalah pengawasan dan kontrol dari dokter gigi untuk memantau apakah ada tindakan yang harus dilakukan terkait keadaan gigi Anda, maka sebaiknya Anda rutin dalam melakukan kontrol kedokter gigi.

Berikut artikel terkait pertanyaan Anda yang dapat Anda baca

Impaksi Molar Tiga

Gigi Susu

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam

drg. Arni Maharani

 

0 Komentar

Belum ada komentar