Sukses

Haid Tidak Kunjung Henti

20 Oct 2014, 08:26 WIB
Pria, 23 tahun.
Dok. saya mau bertanya.... ini tetangga saya IBU-IBU Berumur 40Thn tetangga saya sakit udah beberapa bulan tidak kunjung sembuh dan kodisinya juga tidak makin membaik.... katanya awal mula dia seperti itu karena haid berterusan gk kunjung henti... sampai-sampai di beberapa titik badan slalu ada yang bengkak, dan sedikit-sedikit slalu buang air kecil... dan saya prihatin sekali atas penyakit yang diderita tetangga saya... maklum tetngga saya kurang mengerti tentang obat-obatan dan slalu mempercayai jamu-jamu yang tidak tau asal pembuatannya.... katanya udah di bawa ke RS cuma dikasih obat aja dan hasilnya juga masih belum ada sama sekali... saya bertanya seperti ini karena SAYA benar-benar prihatin atas penyakit yang diderita ibu tersebut..
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan, namun kami tidak dapat memastikan mengenai apa yang terjadi dengan tetangga Anda. Pada dasarnya dalam mendiagnosis kelainan yang diderita karena diperlukan pemeriksaan fisik langsung dan wawancara medis yang lebih mendetil. Silakan berkonsutasi langsung dengan dokter untuk mengetahui dengan pasti kondisi yang dialami dan mendapatkan terapi yang sesuai.

Timbulnya menstruasi yang lebih sering ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran pada wanita yang mengalaminya. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Ketidak seimbangan hormon tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus menstruasi normal sehingga didapatkan menstruasi yang lebih sering. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada : 

  • -    Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
    -    Beberapa tahun menjelang menopause
    -    Gangguan indung telur
    -    Stress dan depresi 
    -    Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
    -    Penurunan berat badan berlebihan
    -    Obesitas
    -    Olahraga berlebihan, misal atlit
    -    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti  antikoagulan, aspirin, NSAID, dll

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

 

0 Komentar

Belum ada komentar