Sukses

Jumlah Cairan Sperma Sedikit

19 Oct 2014, 23:18 WIB
Pria, 26 tahun.
selamat siang .saya termasuk punya kendala dalam seperma ,kenapa seperma saya pas ejakulasi tida deras atw mancur ,hanya berpa tetes saja ?? dan saya juga termasuk mengidap penyakit hipospdia ,tpi sudah di oprasi ,dan penis nya masih bengkok?apakah itu menggangu untuk membuat keturunan ?mohon bantuanya dock
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak / Saudara yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. Perlu Anda ketahui bahwa kualitas sperma tidak hanya dilihatd ari jumlah sperma, namun perlu dilakukan analisis mendalam untuk dicari jumlah sel spermatozoa, dan ekcepatan pergerakannya. Namun jika Anda merasa sperma Anda hanya beberapa tetes, dari segi jumlah, cairan sperma ini termasuk sedikit. Salah satu hal yang mengganggu jumlah cairan sperma adalah frekuensi mengeluarkan sperma, jika Anda sering mengeluarkan sperma, maka jumlah sperma relatif lebih sedikit.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Kelainan kromosom

Namun, untuk mengetahui kondisi sperma tidak dapat hanya ditentukan dari kondisi cairan mani, perlu dilakukan pemeriksaan sperma untuk mengetahui jumlah dan kesehatannya. 

Parameter pengukuran sperma atau lebih dikenal dengan analisis sperma ditentukan berdasarkan jumlah, motilitas atau pergerakan, morfologi atau bentuk sel sperma, volume, kadar fruktosa, dan pH.

Jumlah sperma yang normal berkisar 20 juta sperma/ml. Pergerakan sperma yang baik minimal 60% dari jumlah keseluruhan. Morfologi atau bentuk sel sperma yang normal minimal 30% dari keseluruhan. Volume semen  yang dikategorikan normal minimal 2 ml. Kadar fruktosa di dalam semen minimal 3 mg/ml dengan pH 7,2 - 7,8. Yang terakhir adalah likuofaksi atau proses denaturasi atau pemecahan protein dan mengakibatkan semen menjadi cair, kondisi ini sebaiknya berlangsung kurang dari 20 menit. Apabila lebih dari 30 menit maka mengindikasikan adanya infeksi.

Jadi berdasarkan keterangan di atas memang analisis kualitas dan kuantitas semen tidak melibatkan kekentalan. Jadi yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kuantitas dari sel sperma dan bukan kekentalan dari cairan ejakulasi suami Anda. Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AN)

 

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar