Sukses

Keputihan Setelah Menikah

02 Apr 2014, 12:03 WIB
Wanita, 23 tahun.
selamat siang dok... dok, setelah saya menikah saya menjadi sering keputiahan...setiap hari selalu ada noda kekuning2n d celana dlm saya... dan kalau setelah haid keputihannya berbau, tp hanya beberapa setelah haid bau nya.. saya sudah coba memakai sabun sirih.. tp tetap saja..malah mnjadi iritasi d miss v saya... kenapa y dok? mohon bantuannya dok... trimksih dok...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Bagaimana karakter keputihan yang Anda alami?  Jika keputihan yang berwarna kekuningan/hijau dan berbau maka membutuhkan pengobatan segera karena sudah terjadi infeksi. Saran kami adalah jagalah kebersihan vagina Anda dengan mengeringkan vagina dan sekitarnya menggunakan handuk setelah BAB atau BAK, sering berganti celana dalam, dan menggunakan handuk sendiri. Apabila gatal belum berkurang juga saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan.  Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Sabun tersebut termasuk sabun-sabun yang bisa didapatkan di pasaran yang tidak mengandung pewangi. Karena alasan etik profesional maka kami tidak diperkenankan untuk menyebut merk. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari. Berikut kami tekankan kembali hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (AN)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar