Sukses

Menyembuhkan GERD

19 Oct 2014, 16:18 WIB
Pria, 22 tahun.
Ass dok. Awalnya bln jan akhir nyeri dda dok dtngh..sy priksakan ke puskesmas ktax krg olhrga akhirx sya olhraga mlmx bdan saya mlah panas sesek ssertai nyeri..awal bln feb sya priksakan lg sma diagnosax kbyk bwa brng berat diauruh terapi yoga..smnggu brkutx nyeri brkrang tp sdkit.akhirx mnggu kdua blik lg ke puskesmas..dsruh rontgen sm rekam jantung hasilnya normal dokt kata dokterx..akhirnya br kthuan kl lmbungx..diobtin smpe maret mnggu kdua blm jg enkan msh nyeri am besesek dperut..bdan adem pnas..pginya tgl 10 maret saya brgkt ke rmh skit krn tdk kunjung smbuh. Sm skter rmh skit dsruh usg, widal, darah lengkap, urin..hasilnya katanya normal semua..cuman di LED meningkat 23 normalnya 0-10, trs SPGT meningkt 48 normalnya 0-40..krn tgn jg gemetran akhirx saya didiagnosa gerd am hipertiroid dn drujuk ke pnykit dlm..ke penykit dlm dkternya bilang hasil saya normal.gk dkash obt apa2. Saaya memutuskan untuk ke rmh skit lain..saya ceritkan akhirnya dsuruh tes tiroid dan normal jg, hasil TSHs 0,6498 normal 0,35-4,94 sedangkan free T4 saya hasilnya 1,05 normalnya 0,70-1,48 Akhirnya dkasih obat omeprazole sm.plantacid utk lmbung dan bisoprolol sm alganax bwt menekan.berdebar2 nya .smmggu kmudian sya blik lg krmh skit itu lmbung saya msh ndk enk..nyeri besesek..kta dkter pnykit dlamnya katanya lmbungmu msih luka dan banyak jadi harus sabar dan makan bubur. Tetep aj dksih obat antasid, omeprazole, nucral..utk nucral blm ad obtx siapotek mnapun gda..akhirnya hny mnum antaaida sm omeprazole..smpe skrg blm enakan dok Masih nyeri sm.besesek..kadanh enakan..saya hrus bfmn dok? Ap memang penyembuhannya lama? Kl kata mamany temen 3 blnan beliau dlu smbuhnya..obt aplg yg hrs sy mnum?..sYa tkut tdk kunjung smbuh dokt Trims
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat

    • anti-kolinergik

    • antidepresan tricyclic

    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan pemeriksaan langsung. Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, saya menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam, berhubung masih ada beberapa penyebab keluhan sesak dan nyeri dada. 

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar