Sukses

Apakah Saya Sakit?

19 Oct 2014, 13:22 WIB
Pria, 21 tahun.
Ass. Wr. Wb. selamat siang/sore dok sebelumnya, dokter tidak perlu menjawab semua keluhan saya, meski hanya sebagian kecil pun saya berterimakasih, karna pada dasarnya saya cuek dgn tubuh saya dan hanya ingin tahu saja saya memiliki beberapa keluhan pada kesehatan saya, yang saya rahasiakan dari tetangga, keluarga dan wanita saya, selama 7 tahun ini, karena tidak ingin langsung ke keluhan saja ya dok, kaki kanan saya ( tepatnya sekitar lutut ) selalu terasa sakit terama ketika hendak bangun dari duduk, bahkan ketika berjalan dan menuruni tangga, awalnya hanya nyeri saja karena saya kira hanya keseleo saya cuek, dan terjadi kirA2 7 thn lalu setelah kecelakaan motor, hingga sekarang pandangan menjadi gelap dan seakan hendak pinsan disertai sakit kepala luarbiasa di bagian blakang dan sebelah kanan ( kadang kiri ) sering perut bagian kiri ( tepatnya dekat tulang penyangga kaki ) terasa nyeri setiap saya menekuk kaki saya hingga dada, ketika olga, dan buang air, saya melihat ada benjolan sepanjang 4cm -+ pernapasan sering tersendat2 tanpa sebab, hilang sendiri jika saya tarik nafas panjang namun perih, zakar kanan lebih besar dari yang kiri, dan ada benjolan titik merah di bagian kantung zakar ( tepatnya pada ntah apa namanya tapi seperti tempat aliran darah/otot )kebanyakan muncul pada cabang" otot dan ada beberapa keluhan kesehatan yang saya enggan ceritakan, yang jelas bukan hiv/aids atau penyakit kelamin lho ya... saya main sehat lho.. hehe baik itu saja www.klikdokter.com dan terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca dan menjawab keluhan saya, meski hanya sebagian, saya ucap terimakasih,
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, selama 7 tahun, Kami akan merangkumkan keluhan yang Anda alami dan juga beberapa pertanyaan yang perlu kami konfirmasi:

  • Kaki kanan sekitar lutut terasa sakit ketika hendak bangun dari duduk, berjalan menuruni tangga sejak kecelakaan motor. (Apakah sudah pernah dilakukan rontgen pada daerah lutut? Dari skala 1-10 berapa skala nyeri? Apakah sudah mengkonsumsi obat untuk mengatasi nyeri atau obat oles untuk mengatasi nyeri?)
  • Pandangan menjadi gelap seperti hendak pingsan. (Kapan saja keluhan ini terjadi? Sudah berapa lama terjadi?)
  • Sakit kepala di bagian belakang dan sebelah kanan. (Dari skala 1-10 berapa skala nyeri yang Anda rasakan? Kapan saja nyeri dirasakan? Kapan nyeri menghilang? Adakah obat-obatan yang dikonsumsi?)
  • Nyeri perut bagian kiri jika menekuk kaki hingga dada. (Dari skala 1-10 berapa skala nyeri yang Anda rasakan? Bagaimana sifat nyeri? Apakah nyeri terasa nyeri tajam, nyeri tumpul, nyeri berdenyut?)
  • Pernapasan tersendat tanpa sebab. (Kapan keluhan dirasakan? Apakah dirasakan sesak napas?)
  • Buah zakar kanan lebih besar dari kiri. (Apakah perbedaannya terasa bermakna?)

Nyeri pada lutut kanan perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan juga rontgen daerah lutut. Nyeri yang telah berlangsung lama dan disertai dengan riwayat kecelakaan motor perlu ditelusuri lebih jauh apakah ada masalah yang terkait organ atau tidak.

Rasa pusing atau pandangan gelap setelah bangun dari duduk atau tidur sering disebabkan oleh hipotensi ortostatik. Pada saat berdiri/duduk tiba-tiba darah akan secara mendadak turun ke bagian tubuh paling bawah (kaki) akibat gaya gravitasi.

Orang yang sehat setelah duduk atau berbaring kemudian berdiri dapat menyesuaikan dalam beberapa detik. Namun jika kondisi ini berlangsung lama atau hingga membuat orang pingsan meskipun sesaat, bisa jadi hal ini merupakan tanda-tanda adanya masalah yang lebih serius.
 
Penyebabnya adalah karena kekurangan cairan/dehidrasi, kurang olahraga, atau anemia. Penyebab lainnya adalah diabetes, gagal jantung, dan gangguan syaraf. Jika Anda sering merasa pusing dan lemas, perlu dicurigai anemia penyebabnya dan diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk menilai kadar hemoglobin. Untuk mengurangi gejala tersebut, jangan berdiri/duduk tiba-tiba setelah tidur, bangunlah secara bertahap dan perlahan agar Anda tidak pusing, minumlah minimal 8 gelas/hari, olahraga teratur 3-4x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya, dan konsumsi makanan yang kaya zat besi.
 
Kami sertakan beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. 

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Masalah pernapasan perlu lebih diperjelas apakah dalam bentuk sesak atau nyeri saat bernapas, kapan saja terjadi dan kapan menghilang. Perlu dilakukan pemeriksaan fisik bunyi paru dan rontgen dada untuk mengetahui kondisi paru.

Pada orang dewasa, normalnya buah zakar besar sebelah, itu disebabkan karena testis kanan turun lebih dulu daripada yang kiri, sehingga testis kanan terlihat lebih kecil daripada yang kiri. Namun, jika yang terjadi adalah sebaliknya maka hal ini perlu dipastikan dengan pemeriksaan fisik ke dokter. Perlu dilihat apakah perbedaan ukuran buah zakar tersebut bermakna. Buah zakar yang membesar dapat disebabkan oleh hidrokel testis (cairan di sekitar testis), atau hernia (usus turun ke kantung zakar), atau masalah lain. Hernia skrotalis biasanya hilang timbul, muncul bila anak menangis atau mengedan.

Setelah penjelasan yang panjang, Kami juga ingin menyarankan bahwa saat ini, pada usia Anda memang sebaiknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan rutin (medical check up) agar dapat memantau kondisi kesehatan Anda. Anda sebaiknya melakukan medical check up (Kapan Anda Memerlukan Medical Check Up?) untuk mengetahui status kondisi kesehatan Anda saat ini, jika keluhan yang Anda alami tidak khas. Dalam medical check up dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan lengkap untuk mengetahui apakah berbagai keluhan Anda saling terkait satu sama lain dan apakah ada masalah yang perlu diperhatikan secara khusus.

Salam sehat selalu!

Demikian informasi yang telah kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar