Sukses

Batuk Lama Pada Perokok

18 Oct 2014, 17:33 WIB
Pria, 33 tahun.
Salam sehat, Dokter Yang Terhormat, mohon informasinya tentang gangguan batuk.(mengenai ayah saya, umur 58 kondisi badan kurus) Ayah saya adalah seorang perokok dari semenjak kecil dan baru sekitar tahun 2013/2014 ini mau berhenti merokok. Gangguan yang dialami adalah sering batuk berdahak di pagi hari tanpa keluar darah, nafas berat, riak/air ludah kental.(semenjak lama, lebih dari 15th) Sudah berapa kali berobat dgn pemeriksaan rontgen, ludah. Dan yg terakhir berobat intensif selama 6 bln, program pengobatan TBC puskesmas. Dari pemeriksaan ludah tidak ada indikasi ke TBC. Dan minggu kemarin cek laborat kembali untuk kontrol diantara cek ludah, rontgen dan darah. Hasil cek ludah & darah negatif tidak terdeteksi TBC, sedang dari rontgen kondisi paru2 lebih baik. Dari gejala2 tersebut di atas kecenderungannya mengarah kepada penyakit apa ya Dok? Untuk diagnosa secara akurat perlu dilakukan pemeriksaan apa lagi ya? Demikian, atas informasnya diucapka terima kasih.

 Terima Kasih atas pertanyaan Anda. 

Apakah batuk terus menerus? Atau hanya di malam atau pagi hari? Apakah ada sesak, demam, penurunan berat badan, keringat malam, batuk darah, nyeri dada? Apakah ada riwayat asma/alergi/ maag? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

  1.  Alergi (dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak)
  2.  Asma
  3.  Infeksi : Tuberkulosis (TBC) ataupun infkesi micoplasma, infkesi sinus
  4.  Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru)
  5. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  6.  GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung. 
  7. Penggunaan obat tertentu (ACE inhibitor) 
  8. Post Nasal Drip (ada cairan di belakang hidung)

Ayah Anda merokok sejak usia muda, maka berisiko terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK terjadi ketika saluran udara dan kantung udara di paru-paru menjadi meradang atau rusak, paling sering disebabkan oleh merokok dan lebih sering terjadi setelah usia 45. Pada penderita PPOK, paru-paru menghasilkan lendir berlebih, yang kemudian tubuh akan secara refleks mencoba untuk membersihkannya dengan batuk. Gejala lainnya berupa sesak napas, napas cepat dan pendek, mudah lelah dengan aktivitas biasa, gejala akan semakin bertambah parah seiring progresifitas penyakit.

Untuk menentukan apakah ayah Anda memiliki PPOK, dokter Anda mungkin akan melakukan beberapa tes, termasuk spirometri.

Kami sarankan ayah Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis paru untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat:

8 Penyebab Batuk Kronis

Awas Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Tuberkulosis Paru (TBC Paru)

Bronkitis

Demikian jawaban yang kami dapat berikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam, 

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar