Sukses

Penanganan Proktitis

19 Oct 2014, 05:03 WIB
Pria, 62 tahun.
Selamat siang dok. Sebelumnya sy ucapkan terima kasih dapat bergabung dengan "klik dokter". Saya mau tanya tentang problem kesehatan istri saya dok. Begini dok sebulan yll istri saya telah dilakukan endoskopy/kolonoskopi di salah satu rumah sakit swasta, hasilnya dinyatakan "proktitis kronik infektif". Saya tanyakan ke dokter yg mengendoskopinya, jawabannya harus dilakukan operasi. Tetapi untuk menunjang tindakan itu istri saya diminta diadakan "p/a" patologi. Anatomi, hasilnya 13022014(1) sediaan dari masa tumor recti terdiri 3 keping jaringan mukosa rectum dilapisi epitel torak selapis bersel goblet yg kadang erosif. lamina propia sembab, bersebukan sel radang kronik, akut dan eosinofil, tampak jaringan fibrotik, tampak pula distorsi kripti, basal plasmasitosis tidak ditemukan. Topografi C20, morfologi H 569.4. Disimpulkan : Proktitiis Kronik infektif, anjuran : N/A. Berdasarkan hasil tersebut yg saya tanyakan adalah : (1) apakah istri saya masih dimungkonkan dilakukan pengobatan/terapi obat sehingga sembuh total, tidak kambuh lagi, tanpa operasi. (2) apakah istri saya harus dilakukan operasi digestif untuk menghilangkan tumor dalam saluran cerna/rectumnya. Perlu diketahui juga, bahwa sekarang ini istri saya melanjutkan pemeriksaan/pengobatannya ke rscm, karena di rumah sakit swasta pertama yg saya sebutkan tidak tuntas (baik peralatan lab, maupun pemeriksaan lainnya). Demikian pertanyaan saya mohon perhatian dan jawabannya. Terima kasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami memahami kekahwatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang proktitis. Proktitis adalah peradangan pada lapisan rektum (mukosa rektum). Pada proktitis ulserativa, ulkus (luka) muncul pada lapisan rektum yang meradang. Hal ini bisa mengenai rektum bagian bawah selebar 2,5-10 cm.

Proktitis memiliki beberapa penyebab :

  1. Penyakit Crohn atau kolitis ulserativa
  2. Penyakit menular seksual (gonore, sifilis, infeksi Chlamydia trachomatis, herpes simpleks, infeksi sitomegalovirus), terutama pada laki-laki homoseksual.
  3. Bakteri spesifik seperti Salmonella
  4. Penggunaan antibiotik tertentu yang merusak bakteri usus normal dan memungkinkan bakteri lainnya tumbuh

Pengobatan dari proktitis bermacam-macam, diantaranya pemberian antibiotik, pengobatan golongan sulfasalazine, steroid. Pemilihan metode pengobatan yang tepat tergantung dari kondisi individu pasien. Bagaimana dengan istri Anda? Apakah ada gejala seperti diare, konstipasi, penurunan berat badan, atau BAB berdarah? Jika benar istri Anda mengalami tumor, emang benar salah satu terapinya adalah pembedahan. Namun perlu ditekankan disini bahwa proktitis dan tumor adalah dua hal yang berbeda. Proktitis adalah sebuah peradangan sedangkan tumor adalah pertumbuhan jaringan, tentu pengobatannya berbeda antara kedua diagnosis ini. Coba Anda konfirmasi kembali apakah diagnosis istri Anda. Semoga istri Anda mendapatkan pengobatan yang optimal dan cepat sembuh.

Kami lampirkan beberapa artikel terkait pencernaan untuk menambah wawasan Anda:

Semoga informasi ini membantu. (AN)

Salam

Tim redaksi Klikdokter

1 Komentar

  • Dia******perty

    Dok sy jg di diagnosa proktitis kronik, Tidak tampak displasia inti, Saran dari dokter utk hasil biopsi saya itu tdk ada dokter hanya memberikan obat utk lambung krn sya msih ada keluhan perut kembung,, Yg saya ingin tanyakn dok apa penyakit proktitis kronik tidak bisa di sembuhkan?