Sukses

Apakah Kista Berbahaya?

16 Oct 2014, 10:55 WIB
Wanita, 26 tahun.
Dok saya mau tanya... tanggal 11 Maret 2014 seharusnya saya haid, tapi hari pertama hanya satu tetes darah yang keluar. sebelumnya saya pernah kuret pada Desember 2013 ketika usia kandungan 12minggu. haid setelah kuret mulai lancar dan baru bulan ini terjadi seperti ini. akhirnya tanggal 14 Maret 2014 saya TP, hasilnya negatif. tapi perut saya merasa nyeri dan berat di bagian bawah, kadang keram juga. kemudian tanggal 15 Maret 2014 saya ke dokter kandungan. dinyatakan belum terlihat kantung & ternyata ada kista yg tidak lebih dari 5mili, dan katanya aman tidak berkembang, tidak berbahaya juga untuk kehamilan, jadi tidak dilakukan tindakan apapun. disuruh menunggu sampai akhir bulan, haid atau tidaknya. kalau tidak baru kembali lagi untuk peluruh haid. tanggal 17 Maret 2014 saya datang haid, dengan darah yg cukup banyak dan perut melilit, tapi hari ini sudah tidak terasa melilit seperti kemarin, hanya darah masih keluar. yang saya mau tanyakan, apakah kista tersebut benar aman ya, dok? dan kapan ya masa subur saya lagi berikutnya, mengingat kemaren telat tapi sempat keluar setetes darah? dan apakah aman jika saya hamil? terimakasih Dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kista merupakan suatu benjolan/tumor berisi cairan ataupun kumpulan darah yang umumnya berbentuk seperti buah bertangkai. Sebenarnya kista bisa terjadi di bagian tubuh mana pun, dari paru-paru hingga usus. Namun, bila berbicara kista pada wanita, biasanya ada pada indung telur/ovarium.

Pada kasus ini, ada sebagian atau seluruh indung telur penderita berubah menjadi massa atau tumor yang berisi cairan. Kista ini bisa dialami wanita kapan pun, baik sedang hamil dan tidak, pada usia berapa pun, dan pada kehamilan ke berapa pun.

Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantung yang berisi cairan yang ditemukan di ovarium. Selama fase menstruasi, ovarium akan menghasilkan telur dari pematangan kantung yang disebut folikel. Kebanyakan dari kista ini tidak berbahaya atau dibilang sebagai kista yang fungsional. Hanya sekitar 4-10% yang mengalami gangguan kista serius seperti PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome).

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak diperlukan terapi apapun.

Terapi pembedahan baru dipertimbangkan pada kista berukuran > 6cm dan tampak membesar atau tidak mengecil (ukuran tetap) setelah 2-3 siklus menstruasi. Selain itu, tindakan operasi juga dapat dilakukan apabila timbul keluhan nyeri. Cara lainnya adalah dengan menggunakan pil kontrasepsi untuk mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru. Untuk penanganan yang tepat bagi anda sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Apakah kista menganggu kesuburan?

Beberapa jenis kista ovarium memang dapat mengganggu kesuburan, namun tidak selalu terjadi dan sebagian besar jenis kista ovarium tidak menyebabkan gangguan kesuburan (masih bisa hamil). Terdapat beberapa jenis kista ovarium:

Kista ovarium yang dapat menyebabkan gangguan kesuburan adalah:

  • Endometriosis
  • PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

Kista ovarium yang tidak menyebabkan gangguan kesuburan:

  • Kista fungsional
  • Kistadenoma
  • Kista dermoid

Perlu dipastikan jenis kista, ukuran kista, dan kondisi organ reproduksi Anda yang lainnya untuk menilai kemungkinan hamil. Sebaiknya konsultasikan masalah Anda dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk penilaian dan terapi lebih lanjut.

Berikut kami lampirkan artikel:

Apa Itu Kista?

 

Cara Menentukan Masa Subur

 

Persiapkan Kehamilan Dengan Konsumsi Asam Folat

Merencanakan Kehamilan

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar