Sukses

Kurang Iodium Sebabkan Gondok

20 Oct 2014, 10:05 WIB
Wanita, 23 tahun.
Pagi dok.. ditenggirokan saya muncul benjolan tepatnya dibawah leher.pernah saya kedokter Tht, dokter bilang sih kurang yodium dan mesti operasi kalau mau menghilangkannya.yang saya bikin cemas,kata teman benjolan ini bisa mempengaruhi hormon kesuburan(bisa mandul)?? kalau benar,bagaimana ciri-cirinya? Selama ini kalau haid saya seringnya tiap 35hr sekali..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sejak kapan benjolan tersebut muncul? Apakah membesar dengan cepat atau relatif sama? Kami membutuhkan informasi mengenai ukuran, letak, konsistensi, batas, warna kulit, ada nyer tekan/tidak, dan sebagainya. Semua informasi tersebut lebih baik dinilai melalui pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter. Apa keluhan lain yang Anda rasakan selain gangguan haid? Apakah ada gejala gemetaran, jantung berdebar, berat badan tidak naik meskipun banyak makan, banyak berkeringat, mudah haus, sulit menelan, sesak napas?

Benjolan leher dapat disebabkan oleh berbagai sebab:

  • pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid
  • pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri
  • pembesaran kelenjar air liur: parotitis, tumor parotis 
  • bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan

Tidak semua pembesaran kelenjar tiroid menimbulkan gejala. Tergantung kadar hormon tiroidnya. Pada keadaan hipertiroid (hormon tiroid tinggi) akan menimbulkan gejala gemetaran, jantung berdebar, berat badan kurus, banyak berkeringat, mudah haus, dan gangguan menstruasi. Sedangkan pada keadaan hipotiroid (kadar tiroid rendah) menimbulkan gejala yang sebaliknya. Bisa juga benjolan muncul dengan kadar tiroid yang normal, sehingga tidak menimbulkan gejala bermakna.

Pembesaran tiroid karena kekurangan iodium disebut struma nodusa. Seringkali muncul pada mereka yang tinggal di daerah pegunungan karena asupan iodium kurang. Benjolan dapat membesar tanpa menimbulkan gejala, karena benjolan ini bersifat non-toksik (tidak beracun). Indikasi dilakukan operasi adalah gangguan secara kosmetik/penampilan, gangguan tekanan (mendorong trakea dan mengganggu saluran napas), kemungkinan keganasan, dan jika gagal dengan obat-obatan (pada struma nodusa toksik/beracun).

Untuk memastikan apakah Anda mengalami hipertiroid, perlu dilakukan pemeriksaan darah FT4 dan TSH. Bila memang tinggi, perlu dilakukan pemeriksaan lain seperti USG tiroid untuk memastikan penyebab hipertiroid. Apakah Anda sudah melakukan pemeriksaan di atas? Apakah obat yang sudah Anda konsumsi? Kami menyarankan agar Anda dilakukan pemeriksaan darah dan USG tiroid terlebih dahulu, bila penyebab sudah jelas, maka dapat dilakukan pengobatan yang tepat. Tidak semua kelainan tiroid perlu dioperasi, namun ada yang membutuhkan operasi. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar