Sukses

Sakit Lambung TIdak Sembuh Walau Sudah Minum Obat

18 Oct 2014, 05:09 WIB
Wanita, 24 tahun.
Mau tanya dok, akhir2 ini saya banyak mengalami masalah hingga menyebabkan stress berat. gara2 stress itu saya jadi sering mengalami insomnia berkepanjangan, trus akhirnya sekarang kondisi badan saya sering drop. cepat capek walaupun beraktifitas ringan, sering masuk angin, dada saya sering nyeri, sesak napas,sering berkeringat dingin pas malam hari, kadang mual sampai muntah. udah diperiksakan ke dokter katanya penyakit lambung, tapi pas minum obat resep dari dokter, tetap tidak ada perubahan. dada saya masih sering nyeri. sebenarnya ini karena penyakit lambung atau ada yg lain dok?
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan, Berdasarkan umur Anda yang masih muda dan menurut keterangan yang Anda berikan, salah satu kemungkinan penyakit yang mungkin menyebabkan keluhan ini adalah  organ lambung, salah satunya adalah GERD. Walaupun masih belum dapat disingkirkan gangguan pada otot, jantung dan paru. Izinkan kami menjelaskan tentang GERD terlebih dahulu.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:

  • nitrat
  • anti-kolinergik
  • antidepresan tricyclic
  • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)
  • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Jika dengan obat penurun asam lambung keluhan belum perbaikan, saya menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam untuk penyesuaian dosis dan evaluasi lebih lanjut. Seperti yang kami paparkan di awal, bahwa keluhan Anda bisa juga disebabkan oleh sakit paru, jantung atau masalah pada otot. Pemeriksaan langsung oleh dokter akan mengarahkan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan, misal EKG atau rontgen.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar