Sukses

Apakah Saya Serangan Jantung?

13 Mar 2014, 20:15 WIB
Wanita, 28 tahun.
siang dok, saya kadang-kadang merasakan nyeri di dada kiri, seperti ngilu-ngilu. leher juga terasa ditarik, sampe bahu terasa nyeri juga. untuk makan terasa ada yang luka. saya takut dok. pernah usg jantung hasilnya normal2 saja. oh ya, saya juga kadang merasakan sesak nafas, apalagi kalau setelah makan. terasa penuh. Mohon bantuannya dok. terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Nyeri dada yang Anda alami bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis.

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan keluhan Anda? 

Jika Anda telah menjalani serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang terkait dengan gejala serangan jantung sesuai anjuran dokter Anda dan tidak didapatkan kelainan secara fisik terkait keluhan Anda maka masalah yang Anda alami mungkin adalah gangguan psikosomatis.

 

 

Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Keluhan Anda mengarah ke psikosomatis bila tidak ditemukan kelainan baik fisik maupun pemeriksaan fisik dan penunjang pada Anda. Selain itu keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan.

 

 

Pengobatan psikosomatis merupakan integrasi berbagai bidang ilmu seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan berkaitan dengan bidang keluhan Anda yaitu penyakit dalam. Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu.

 

 

Gangguan cemas juga dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Jika Anda selalu diliputi ketakutan maka apapun aktivitas yang Anda lakukan, Anda akan mengalami keluhan-keluhan yang memberatkan Anda.

Nampaknya keluhan Anda saat ini mengarah pada gangguan cemas berlebihan. Keluhan yang Anda sampaikan memerlukan wawancara medis yang lebih mendetil untuk mengetahui sejak kapan Anda mengalami hal ini, kapan saja Anda mengalami hal ini, dan hal-hal apa saja yang mengganggu pikiran Anda dan membuat Anda cemas. Hal ini memerlukan pembicaraan dan diskusi yang panjang dan mungkin membutuhkan beberapa kali pertemuan. Kecemasan yang berlebihan memerlukan penanganan yang menyeluruh oleh dokter spesialis psikiatri. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis psikiatri untuk membantu Anda mengatasi gangguan cemas berlebihan Anda.

 

Saat ini kami tetap menyarankan Anda mengunjungi dokter penyakit dalam terlebih dahulu untuk pemeriksaan menyeluruh dan dokter psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut.

Kami sertakan beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

8 Gejala Serangan Jantung pada Wanita

Diet Jantung Sehat

 7 Cara Mencegah Serangan Jantung

Olahraga Jantung Sehat

5 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

5 Hal yang Perlu Dihindari dalam Pertolongan Pertama Serangan Jantung

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter


0 Komentar

Belum ada komentar