Sukses

Vagina Kering

12 Mar 2014, 12:09 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok saya mau tanya lagi, dok apa penyebab vagina kering, trus bagaimana caranya agar saya dapat memproduksi hormon kembali? hal ini sangat menyiksa banget dok tiap saya berhubungan intim dengan suami vagina saya terasa perih dan berdarah. mohon solusinya ya dok trims.

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Vagina kering dapat berarti cairan vagina Anda tidak berproduksi dalam jumlah cukup. Saat terangsang, kelenjar-kelenjar pada vagina akan mengeluarkan sekret/cairan yang berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan penetrasi. Rasa sedikit basah yang Anda rasakan saat senggama terjadi akibat produksi cairan lubrikan ini. Pertanyaan pertama adalah apakah foreplay yang dilakukan sudah cukup untuk membuat Anda terangsang? karena kondisi seorang wanita yang terangsang akan mengeluarkan cairan vagina sebagai pelumas. Pastikan foreplay yang dilakukan cukup lama atau dalam bahasa lain dalam waktu cukup untuk membuat Anda terangsang. Cairan vagina akan lebih banyak lagi apabila Anda orgasme terlebih dahulu atau sebelum penetrasi dilakukan.

Pada wanita, vagina yang basah atau lubrikasi merupakan suatu pertanda seseorang wanita terangsang secara seksual. Rangsangan tersebut dapat berupa rangsangan visual seperti menonton film biru seperti halnya yang Anda lakukan bersama teman Anda, maupun rangsangan secara fisik melalui kontak fisik seperti berciuman, petting, foreplay dan lain sebagainya. Setiap orang dapat terangsang melalui hal yang berbeda-beda dan tidak disamakan satu sama lain.

Kekeringan pada vagina dapat disebabkan karena kurangnya kadar hormon estrogen namun umumnya hal ini terjadi pada wanita premenopause atau dalam fase menopause. Anda bisa mencoba menggunakan lubrikan hubungan yang dijual bebeas di pasaran. Terapi hormon estrogen hanya diberikan jika memang terbukti kekurangan hormon estogen. Namun jika tidak berefek dengan lubrikan atau Anda merasa terganggu dengan keluhan Anda, coba konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

0 Komentar

Belum ada komentar