Sukses

Mioma Pada Rahim

20 Oct 2014, 00:22 WIB
Wanita, 28 tahun.
Selamat pagi, Dok, saya ingin bertanya tentang miom, saya belum menikah, keluhan yang saya alami selama ini, saya sering pendarahan diluar masa haid, darahnya lebih cair, berlendir dan menggumpal, darah yang keluar berwarna merah segar atau coklat, setelah saya konsultasi dengan dokter kandungan dan dilakukan USG saya dinyatakan memiliki miom dengan ukuran 4,5 x 3 cm, salah satu cara pengobatannya adalah dengan operasi, dan posisi miom ngendon di bawah, ada beberapa penjelasan yang belum sempat saya tanyakan ke dokternya, untuk itu saya bertanya di sini, 1. ukuran miom saya termasuk besar kah? 2. adakah alternatif pengobatan lain selain operasi? karena saya sempat membaca ada suntikan injeksi untuk mengecilkan atau menjinakkan miom, 3. dapatkah saya hamil? 4. berapakah usia miom saya? 5. adakah jenis olah raga fisik yang dapat membantu pengecilan ukuran miom? 6. boleh dan bisakah obat herbal membantu pengobatan atau memperkecil miom? atas waktu dan perhatiaannya, saya sampaikan terima kasih banyak Dok
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Mioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasal dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos pembuluh darah rahim.

Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin.  Leiomioma yang tidak bergejala  terjadi sebanyak 40-50% pada wanita usia > 35 tahun. Pada umumnya unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (> 1).  Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Mioma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

Tidak ada ukuran standar kapan mioma harus diterapi. Mioma besar tanpa gejala dan tidak mengarah ke keganasan tidak perlu diterapi. Pada mioma yang tidak diterapi, pemeriksaan fisik dan USG harus diulangi setiap 6-8 minggu untuk mengawasi pertumbuhan baik ukuran maupun jumlah mioma. Apabila pertumbuhan stabil maka pasien diobservasi setiap 3-4 bulan. Terapi medikamentosa untuk mioma terbagi atas 2, yaitu bedah (operasi) dan non-bedah. Untuk non-bedah, umumnya mioma ditangani dengan terapi hormonal, termasuk di dalamnya adalah Preparat hormonal tersebut akan memproduksi efek hipoestogen untuk mengecilkan mioma. Namun tentu saja terapi ini harus di bawah pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Tanda mioma sudah tidak ada adalah menghilangnya gejala-gejala yang disebabkan oleh mioma serta tidak tampaknya gambaran mioma pada pemeriksaan ultrasonografi. Gejala-gejala tersebut berupa:

  1. Menoragia (menstruasi dalam jumlah banyak)
  2. Perut terasa penuh dan membesar
  3. Nyeri panggul kronik (berkepanjangan)

Kami menyarankan Ibu mengunjungi/berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Ibu untuk menentukan langkah perlu diambil saat ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar