Sukses

Istri Tidak Mau Berhubungan Karena Trauma

19 Oct 2014, 11:03 WIB
Pria, 35 tahun.
dear dok, kurang lebih setahun lalu istri sy melahirkan melalui proses sesar. menurut dokter kami, istri saya mengalami plasenta pravia, jd mesti di sesar.sampai kandungan berusia 8bulan sy msh melakukan hubungan badan, dan selalu berakhir dgn pendarahan hebat.menjelang persalinan sy memberhentikan berhubungan badan dgn istri sy krn kondisi tersebut.setelah 14 bulan setelah persalinan, istri sy belum halangan lagi dan selalu menolak diajak berhubungan badan dengan alasan trauma. yang sy ingin tanyakan, apakah kondisi tersebut wajar dalam telaah medis, apa yang hrs saya lakukan untuk sedikit mengurangi trauma tersebut. mohon komen nya dok, dan mohon permasalahan ini tidak di publish ke umum. mohon untuk tanggapan dikirim via email sy. terima kasih tanggapannya

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kondisi yang istri Anda alami saat ini disebut dengan disfungsi seksual pada wanita yang meliputi gangguan keinginan, gangguan stimulasi, gangguan orgasme, dan gangguan nyeri seksual. Penyebab dari disfungsi seksual wanita dapat disebabkan karena gangguan psikologis, gangguan fisiologis, penyakit, obat, dan banyak lagi.  Perasaan takut berhubungan seksual akibat trauma juga dapat menyebabkan vaginismus (otot vagina berkontraksi sehingga sulit untuk penetrasi). Coba berkomunikasi dengan pasangan Anda untuk menghilangkan perasaan tersebut dan keinginan Anda berdua. Tumbuhkan perasaan bahwa hubungan seksual bukanlah sesuatu yang menyakitkan namun merupakan sebuah bentuk cinta kasih antara Anda dan pasangan.

Anda dapat juga meminta bantuan dari dokter psikiater terkait kondisi yang istri Anda alami ini. Sebaiknya istri Anda juga memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan karena seharusnya istri Anda sudah mengalami menstruasi jika sudah lewat 6 bulan pasca melahirkan (ASI ekslusif).

Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat membaca artikel kami di bawah ini yang membahas disfungsi seksual pada wanita dan kesehatan seksual :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar