Sukses

Obat Asma Pada Kehamilan, Aman?

06 Mar 2014, 11:59 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok penanganan awal ibu hamil dengan asma boleh dgn ventolin inhaler kn? apakah itu aman? dan apakah boleh konsumsi ambroxol untuk mengencerkan dahakny? ataukah boleh langsung menggunakan nebulizer dok apabila sudah parah? apabila aman untuk di nebulizer , obt apakah yg aman dok? apakah combiven aman?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu derajat beratnya asma yang Anda alami, apakah termasuk ringan, sedang ataupun berat. Derajat tersebut akan menentukan jenis pengobatan yang akan Anda dapatkan dari dokter. Hubungi dokter Anda untuk mengetahui derajat berat asma dan jenis pengobatan yang tepat.

Penanganan Asma pada wanita hamil sebenarnya sama dengan mereka yang tidak hamil. Beberapa kunci penting yang harus diperhatikan adalah:

  • Monitoring
    • Fungsi paru ibu. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di klinik /RS yang menyediakan fasilitas tersebut. Konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam atau dokter paru di tempat tersebut.
    • Kesehatan bayi. Pemeriksaan ini dilakukan setiap Anda kontrol dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, terutama jika Anda melakukan pemeriksaan USG
  • Hindari pencetus Asma
    • Kenali segala hal yang dapat membuat Anda asma, misalnya: bulu, debu, rokok, bau parfum, asap
    • Jaga kesehatan. Flu dapat mencetuskan asma. Pertimbangkan untuk melakukan vaksinasi flu jika Anda seringkali terserang flu
  • Edukasi
    • Kenali tanda dan gejala asma
    • Hindari paparan pencetus asma
    • Gunakan obat pengontrol Asma secara tepat
  • Medikasi 
    • Secara umum, obat yang dihirup (inhalasi) direkomendasi karena efeknya yang terbatas pada tubuh ibu dan bayi. Mungkin dperlukan penyesuaian dosis dan tipe obat selama kehamilan, karena adanya perubahan metabolisme dan derajat berat asma. Hubungi dokter Anda mengenai obat ini.
    • Kemanan obat pengontrol Asma. Sulit untuk membuktikan bahwa obat pengontrol Asma sangat aman dalam kehamilan. Namun, bertahun-tahun obat Asma telah digunakan dan hanya memberikan sedikit risiko dan bahkan tidak ditemukan sama sekali pada ibu dan bayi.

Inhalasi atau inhaler yang digunakan pada wanita hamil sudah terbukti tidak memiliki efek samping ke janin dan tidak bersifat teratogenik. Inhalasi merupakan penanganan asma paling aman di kala kehamilan. Apabila memang tidak terkendali dengan inhalasi, maka berkonsultasilah ke dokter karena mungkin membutuhkan obat oral. Obat oral untuk asma di dalam kehamilan pun harus diberikan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar