Sukses

Kuning pada Bayi

04 Mar 2014, 21:50 WIB
Wanita, 25 tahun.
Salam sejahtra Para Dokter skalian. Saya memiliki bayi yang baru berusia 9minggu, yg ingin saya tanyakan adalah mata anakku ini kuning dibagian putih. Kata dokter berikan ASI terus, saya sudah memberikan ASI sesering mungkin tapi kuningnya hanya berkurang sedikit tapi tidak hilang. Yang ingin saya tanyakan apakah ini berbahaya bagi bayi saya dan cara penanggulangannya gimana? Trima Kasih. :)
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kuning pada bayi baru lahir atau disebut juga ikterus neonatorum terjadi akibat penumpukan bilirubin. Keadaan ini bisa terjadi secara fisiologis (normal) ataupun patologis (akibat penyakit), yang biasanya dapat dilihat secara klinis. Bila kuning pada bayi baru timbul setelah 24 jam pertama kehidupan dengan kondisi bayi sehat secara keseluruhan, hal tersebut masih bisa dikatakan normal dan umumnya bersifat sementara. Beberapa keadaan ikterus (bayi kuning) yang cenderung menjadi patologis adalah:

  • Terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan
  • Peningkatan kadar bilirubin serum sebanyak 5 mg/dL atau lebih setiap 24 jam
  • kterus yang disertai proses hemolisis (inkompatabilitas darah, defisiens G6PD, atau sepsis)
  • Ikterus yang disertai oleh:
    • Berat lahir <2000 gram
    • Masa gestasi 36 minggu
    • Asfiksia, hipoksia, sindrom gawat napas pada neonates (SGNN)
    • Infeksi
    • Trauma lahir pada kepala
    • Hipoglikemia, hiperkarbia
    • Hiperosmolaritas darah
    • Ikterus klinis yang menetap setelah bayi berusia >8 hari (pada bayi lahircukup bulan) atau >14 hari (pada bayi lahir kurang bulan/prematur)

Untuk memantau warna kuning pada bayi, perhatikan bagian mata bayi. Jika putih matanya berubah kuning, berarti bayi mengarah ke kuning. Kuning menjalar dari sekitar wajah ke seluruh tubuh. Perhatikan pula warna urin bayi, bila warnanya kuning tua atau cokelat, kemungkinan kadar bilirubinnya sudah sangat tinggi. Orangtua harus segera membawa bayi ke rumah sakit bila bayi tidak aktif, sering mengantuk, lemas, demam, dan tidak mau minum.  Warna kuning pada bayi dengan ikterus neonatorum (kuning pada bayi) biasanya menghilang pada hari ke-7 hingga hari ke-10.

Penanganan dengan fototerapi (sinar biru) dilakukan jika kadar bilirubin tinggi. Penjemuran dapat dilakukan jika kadar bilirubin sudah tidak terlalu tinggi. Bila kadar bilirubin tidak terlalu tinggi maka menyusui dapat membantu. Ketiganya memiliki manfaat untuk mengurangi gejala kuning pada bayi.

Kami sertakan artikel: Ikterus Neonatorum.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

 

 

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar