Sukses

Hamil Setelah Rangsang Ovulasi?

04 Mar 2014, 22:36 WIB
Wanita, 27 tahun.
Dear Dokter Saya kemarn mengikuti program hamil dengan DSOG, saya datang ke dokter pada haid hari kedua, kemudian saya diberi obat provula dan lynoril (masing2 5 tablet yang diminum sampai haid hari ketujuh ), kemudian melakukan kunjungan beberapa kali untuk melakukan USG transvaginal memeriksakan ukuran telur saya. Menurut DSOG, saya normal dan tidak mengalami PCOS. Suami juga melakukan pemeriksaan sperma, hasilnya normal. pada hari ke-15 saya melakukan pemeriksaan USG transvaginal, pada saat itu ada 2 folikel telur yang besar dengan ukuran masing2 20 & 22 mm pada ovarium kanan, dan dokter menyuntikkan OVidrell. Saat ini saya sudah telat mens 2hari dan testpack masih negatif saya kemudian konsul ke DSOG yang lain, lalu dilakukan USG TransVaginal kembali... terlihat bahwa ada satu folikel telur dengan ukuran 32mm pada ovarium kanan dan belum terlihat kantung janin pada rahim yang ingin saya tanyakan: 1. apakah ada kemungkinan saya hamil? 2. folikel telur yang terlihat berukuran 32mm, itu merupakan folikel telur yang kedua (yang sebelumnya berukuran 20mm) atau foliker telur ketiga yang baru tumbuh? 3. Kondisi saya yang telat mens seperti ini apakah karena saya hamil, atau karena adanya pertumbuhan folikel telur yang berukuran 32mm tersebut? 4. kira2 kapan folikel telur yang berukuran 32mm trsebut akan pecah? dan apabila pecah dan bertemu dengan sperma suami kira2 dapatkah terjadi pembuahan? Terimakasih banyak ya dok Salam Rani
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.

1. Kemungkinan untuk hamil selalu ada, jika tidak ada masalah pada kesuburan suami maupun istri. Jika ada masalah kesuburan yang tidak fatal, maka dapat dibantu dengan berbagai usaha untuk hamil sehingga meningkatkan kemungkinan untuk terjadi kehamilan.

2. Sulit untuk mengetahui hal tersebut secara pasti karena perlu diketahui letaknya dan kami tidak melakukan pemeriksaan langsung. Untuk itu, tidak berganti-ganti dokter memang lebih baik sehingga dokter yang sama dapat melakukan pemantauan dari kondisi awal hingga berikutnya.

3. Bila belum terjadi pembuahan maka memang belum terjadi kehamilan, dan siklus haid memang dapat bervariasi kurang lebih 7 hari, sehingga dengan keterlambatan 2 hari sulit untuk mengatakan bahwa saat ini Anda hamil atau tidak. Sebaiknya jika masih terlambat dalam 1 minggu maka Anda dapat mengulangi kembali pemeriksaan test pack.

4.Ukuran telur yang cukup matang biasanya mencapai 18-20 mm. Jika keseimbangan hormon baik, dan ketebalan endometrium juga baik, maka setelah terjadi ovulasi maka persentase terjadinya pembuahan dan penempelan hasil pembuahan semakin meningkat.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

 

 

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar