Sukses

Sulit Hamil Karena PCOS

20 Oct 2014, 10:52 WIB
Wanita, 30 tahun.
Saat ini saya sudah memiliki seorang putra usia 4 tahun. Saya ingin sekali menambah jumlah momongan saya mengingat usia saya yang sudah memasuki kepala 3. Akan tetapi, program kehamilan saya saat ini selalu gagal. Sudah 3 periode berturut-turut saya mengkonsumsi profertil, akan tetapi hasinya negatif. Akhirnya dokter mengatakan kalau saya PCO, jadi selain profertil saya juga rutin mengkonsumsi metformin. Setelah saya mengkonsumsi metformin, tetap saja hasilnya negatif. Apa yang harus saya lakukan untuk mempercepat proses kehamilan saya? Bagaimana agar sel telur saya dapat menjadi matang dan siap untuk dibuahi? (karena hasil USG menyatakan kalau sel telur saya kecil). Terima kasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya.

 

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan  pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal. 

 

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron. 

ika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dapat segera dianugerahi buah hati. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (DK)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    2 Komentar

    • muhammad rizky alfatih

      Saya lihat jinak atau tidak. Namun dr lebih memberi komentar angkat. Dan karna tidak taunya saya saya hanya mensetujuinya. Dalam khasus seperti ini. Apakah istri saya masih ada kesempatan memiliki anak dengan ovarium yang hanya 1

    • muhammad rizky alfatih

      Kemarin istri saya operasi bagiannperut. Lalu tiba tiba dr memanggil saya. Dan mengejutkan dr menemukan kista yang menurut penglihatan mata saya sebesar telur ayam bahkan tidak terlalu besar. Saat itu saya di beripilihan untuk mensetujui angkat atau tidak. Karna saya belum tau tentang kista yang