Sukses

Kencing Bercabang

26 Feb 2014, 15:55 WIB
Pria, 27 tahun.
Bapak/Saudara yang Terhormat. Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. Kencing menyebar dapat terjadi pada keadaan normal dimana lubang saluran kencing yang bervariasi bentuknya tidak menyebabkan pancaran yang benar-benar satu pancaran. Namun ada sebuah kelainan yang dapat terjadi pada saluran kencing dan menyebabkan pancaran bercabang, yaitu pada striktur urethra (penyempitan jalan keluar kencing). Penyempitan dapat terjadi karena ada riwayat trauma (benturan) yang melibatkan saluran kencing, batu saluran kencing, atau dapat pula disebabkan karena pemasangan selang kateter atau prosedur medis lain melibatkan urethra. Selain itu, ada juga penyebab kencing bercabang, yaitu pasca infeksi. Infeksi di saluran kencing/kelamin seperti gonorrhea juga dapat menyebabkan penyempitan saluran kencing. Apakah Anda pernah terkena infeksi kelamin? Kencing bercabang juga dapat terjadi pada orang-orang yang belum disunat. Preputium (kulup) dapat mengubah arah aliran kencing menjadi 2 arah. Apakah Bapak disunat. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AN) Salam, Tim Redaksi Klikdokter ------------------------------- Saya coba menjawab pertanyaan dokter. Apakah perna terkena infeksi kelamin? Pernah dok. Tetapi sudah sembuh. Apakah saya di sunat? Tidak dok. Dan saya coba jelaskan sedikit. Walaupun pada saat kencing saya tarik kulup pun tetap bercabang. Dan saat kencing tidakada terasa sakit ataupun rasa yang anrh. Kalau menurut pandangan saya, kencing bercabang ini disebabkan oleh ujung kepala penis dok. Seperti kata dokter bentuk kepala penis yg bercabang. Jika memang disebabkan oleh fisik/ ujung kepala penis, apakah ada cara untuk mengatasinya? Atau tidak masalah dengan kencing yg bercabang ini? Terima kasih dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Riwayat infeksi kelamin yang pernah Anda alami dapat menjadi salah satu faktor risiko, terutama jika keluhan baru terjadi setelah infeksi terjadi. Kami menyarankan ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi untuk diperiksa lebih lanjut. Perlu dilakukan wawancara dan pemeriksaan fisik lebih lanjut untuk memastikan keluhan Anda. Bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti uroflowmetri untuk menilai aliran kencing Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar