Sukses

Berdebar-Debar: GERD Atau Sakit Jantung?

20 Oct 2014, 09:21 WIB
Wanita, 25 tahun.
Saya april usia 25 tahun.saya mau tanya dok?.awalnya saya sering pusing dan setiap pagi aaya sering mual tp ga sampe muntah dikira saya hamil.ternyata saya testpeck negatif.keesokan hari saya minta kerokin sama temen kerja mungkin saya masuk angin dan saya dikerokin badan saya merah, keesokan harinya setelah saya dikerokin badan saya enakan, tetapi dua hari setelah dikerokin tiba-tiba saya lagi kerja dada saya nyesek. Untuk hilangin nyesek saya,saya pakai salonpas di dada belakang saya,tp lama-lama ko dada saya makin saya saya tiduran tidak bisa bergerak sama sekali.keesokan harinya saya kedokter saya dibilang sakit mag, 2 hari kemudian saya kerja. Ditempat kerjaan saya sesek dada saya makin menjadi dan badan saya gemeteran kalau berdiri lama seperti orang abis lari.kembalilah saya kedokter,disana saya cerita tentang keluhan saya,lalu saya dibilang dalam tiga hari nyesek kamu tidak ilang-ilang kamu periksa ke bagian dalam kamu yah. 3 hari kemudian saya masuk kerja tetapi nyesek saya ga ilang ilang punggung belakang saya juga masih terasa skt.lalu saya dibawalah ke rmh sakit untuk di ekg jantung saya.ternyata saya tidak ada penyakit jantung tapi jantung saya berdebar kencang sehingga saya dikasih oksigen.beberapa jam kemudian jantung saya kembali normal detaknya.namun 2 hari kemudian punggung saya sudah enakkan dan dada saya juga tidak terasa sesak sekali tetapi kenapa tenggorokan saya sakit sekali terasa gatal dan kering sehingga menimbulkan batuk dan saya juga skrg sakit gigi..sebenarnya saya menderita sakit apa ya dokter?gerd apa jantung.soalnya dari gejalanya jantung sama gerd hampir sama.tolong jawabnya ya dok.teriama kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Nyeri dada kiri memiliki beberapa penyebab, bisa dari otot, tulang, jantung dan lambung. Untuk menentukannya diperkukan pemeriksaan fisik langsung. Adakah gejala lain seperti batuk, penurunan berat badan, nyeri ulu hati, mual, muntah, rasa asam di tenggorokan?  Berhubung umum Anda yang masih muda, salah satu kemungkinan penyakit yang mungkin menyebabkan keluhan ini adalah dari organ lambung, salah satunya GERD. Gejala-gejala yang Anda paparkan memang lebih sesuai dengan GERD.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensai nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat

    • anti-kolinergik

    • antidepresan tricyclic

    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Pada Anda sudah dilakukan pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit pada jantung yaitu dengan dilakukannya EKG. Apakah Anda sudah mendapatkan obat penekan asam lambung? Apakah dengan pemberian obat tersebut gejala perbaikan? Kami menganjurkan agar Anda kembali berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis Penyakit Dalam yang menangani Anda untuk evaluasi terapi. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar