Sukses

Saraf Punggung Terjepit (HNP)

23 Feb 2014, 15:42 WIB
Pria, 58 tahun.
pagi dokter, saya ingin menanyakan penyakit ayah saya. Umur ayah saya 58 tahun, tinggi 175cm berat badan 73Kg. sudah hampir 2 bulan ini ayah saya terbaring di tempat tidur. Pada bulan januari kemarin ayah saya dirawat di rumah sakit, hasil diagnosa dokter ayah saya terkena saraf terjepit di L4-L5. Rasa nyeri di bagian punggung. 3 hari dirawat langsung diperbolehkan pulang, tapi ayah saya masih belum bisa berdiri. setelah beberapa kali terapi ayah saya baru bisa berjalan untuk ke WC. Tapi sesudah dari WC ayah saya kambuh lagi, jadi saat ayah saya mengejan,perut kanan dan kiri terasa sakit. Sekarang ayah saya terbaring lagi di tempat tidur. saat malam hari dan sore hari ayah saya selalu nyeri hebat pada perut bagian kiri. bergerak sedikit pun nyeri langsung ke perut bagian kiri. sebagai informasi untuk kaki masih bisa digerakkan ke atas yang sebelum terapi tidak bisa. kepala juga jadi bisa di angkat ke atas sesudah di terapi. Kira-kira apa penyakit ayah saya ini Dokter?

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Nyeri pinggang yang menjalar sampai ke kaki dan meinimbulkan gangguan neurologik dapat disebabkan oleh hernia nukleous pulposus (HNP), suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis. Salah satu faktor risiko HNP adalah pekerjaan, seperti terlalu sering mengangkat beban berat, sehingga menyebabkan tekanan pada tulang belakang dan menyebabkan penonjolan nukleus pulposus.

Gejala:

HNP paling sering terjadi di daerah lumbal (tulang belakang bagian bawah), tersering di L3-L5. Gejala yang muncul berupa nyeri kronik dan biasanya hebat pada lokasi penjepitan saraf, kesemutan/baal, nyeri dapat menjalar ke paha/kaki, gangguan buang air kecil/disfungsi seksual, sampai kelemahan anggota tubuh/kelumpuhan. Nyeri biasanya dipicu oleh perubahan posisi tubuh, membungkuk, batuk, mengejan, mengangkat beban, atau suhu dingin.

Terapi:

HNP (Hernia Nucleosus Pulposus) atau saraf terjepit perlu ditangani secara serius karena jika tidak ditangani secara serius maka dapat mengakibatkan komplikasi yang tidak diinginkan.

  • Terapi konservatif
    • Bed rest 3-6 minggu + obat anti nyeri
    • Pasien harus tidur di atas kasur yang keras, berlapis papan di bawahnya supaya kasur tidak melengkung selama beberapa minggu sampai 3 bulan.
    • Fisioterapi
    • Bila nyeri dan keluhan subyektif menghilang, maka mobilisasi dapat dilakukan lambat laun untuk kemudian dbantu dengan ‘braces’, ‘corset’ atau ‘belt’
  • Terapi operatif:
    • Operasi bertujuan untuk menghilangkan penekanan dan iritasi pada saraf sehingga nyeri dan gangguan fungsi akan hilang.
    • Harus dilakukan terutama jika sudah ada kelainan neurologik yang semakin memburuk

Jika tidak ada perbaikan maka ayah Anda perlu mengunjungi dokter spesialis saraf untuk mengetahui kondisi penjepitan saraf Anda saat ini, apakah mengalami perburukan atau tidak, dan apakah perlu dilakukan tindakan pembedahan atau tidak untuk membebaskan penjepitan saraf Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar