Sukses

BAK Nyeri Dan Vagina Bau

19 Oct 2014, 20:50 WIB
Wanita, 28 tahun.
pagi dok.. saya wanita 28 thn, sudh menikah 6 bln, blm hamil. saya mau tanya dok, kadang2 saat berhubungan ada timbul bau dok, biasanya bau itu timbul klw 2 hr ssudah haid saja.kdg2 buang air kecil agak pedih,, setiap bentar ada perasaan mw buang air kecil trus dok, tapi keluarnya cuma sedikit. kata nya saya kena infeksi saluran kencing. tidak ada gejala keputihan dan gatal dok. normal saja, cuma bau nya yang mengganggu. dan itu hilang2 timbul dok.. terima kasih dok atas bantuanya.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Vaginosis bakterialis yaitu pertumbuhan berlebihan bakteri yang normalnya ada dalam vagina merupakan penyebab tersering bau tidak sedap vagina. Apakah ada gejala lain seperti keputihan dan gatal? Bila ya, perlu dievaluasi penyebab infeksi vagina tersebut. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun
  • Hindari penggunaan celana yang sempit
  • Hindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vagina
  • Ganti pembalut secara berkala
  • Makan buah dan sayuran secara teratur
  • Buang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteri

Untuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin.

Berbagai keluhan yang Anda alami dapat terjadi akibat adanya infeksi kuman pada saluran kemih Anda.  Secara anatomi, saluran kemih bagian bawah perempuan (uretra) merupakan saluran yang sangat pendek dan bermuara dekat vagina. Karena itu saluran kemih perempuan lebih mudah terkena infeksi daripada laki-laki. Jika ada infeksi dalam vagina, infeksi tersebut mudah menyebar ke saluran kemih dan menimbulkan berbagai keluhan buang air kecil, seperti yang pernah Anda rasakan. Begitupun dengan kontaminasi dari anus. Oleh sebab itu sangat penting untuk senantiasa memerhatikan kebersihan dan kekeringan daerah genitalia Anda. Jika membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Jangan gunakan celana atau pakaian dalam yang terlalu ketat untuk menghindari keadaan yang lembab. Hindari penggunaan panty liner yang mengandung pengharum (terlebih bila digunakan > 6 jam), serta produk pembersih vagina yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam vagina.


Untuk memastikan diagnosis infeksi saluran kemih, Kami sarankan sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter untuk tatalaksana yang lebih optimal. Dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan analisis urin (air kemih) di laboratorium. Diskusikanlah dengan dokter Anda mengenai keluhan dan hasil pemeriksaan tersebut. Jika memang terbukti adanya infeksi, Anda akan mendapatkan terapi antibiotik yang sesuai untuk mengatasinya.   

Demikian jawaban yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar