Sukses

Vagina Berbau

17 Feb 2014, 17:10 WIB
Wanita, 28 tahun.
siang dok.. saya wanita 28 thn, sudh menikah 6 bln, blm hamil. saya mau tanya dok, kadang2 saat berhubungan ada timbul bau dok, biasanya bau itu timbul klw 2 hr ssudah haid saja.kdg2 buang air kecil agak pedih,, setiap bentar ada perasaan mw buang air kecil trus dok, tapi keluarnya cuma sedikit. kata nya saya kena infeksi saluran kencing saya beli obat dok 1. floxifar clorofloxacin 500 mg 2. datan forte mefenamic acid 500 mg saya juga prnah minum air rebusan daun kumis kucing. obat ini sya beli di apotik saja dok, saya cm minum 1 x sehari. memang sesudah minum obat ini bau dn sakitnya hilang dok, cm 1 x minum bau dn sakitnya hilang, klw sudah hilang saya tdk mnum obat nya lg. apa obat ini aman dok ntk saya ? karena saya beli tdk dg resep dokter atau ada solusi obat yg lain ntk saya dok? apa kira2 penyebab sakit saat kita buang air kecil itu dok? terima kasih atas bantuannya dok.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Cairan vagina berbau dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya infeksi jamur, atau bakteri. Vaginosis bakterialis yaitu pertumbuhan berlebihan bakteri yang normalnya ada dalam vagina merupakan penyebab tersering bau tidak sedap vagina. Apakah ada gejala lain seperti keputihan dan gatal? Bila ya, perlu dievaluasi penyebab infeksi vagina tersebut. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun
  • Hindari penggunaan celana yang sempit
  • Hindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vagina
  • Ganti pembalut secara berkala
  • Makan buah dan sayuran secara teratur
  • Buang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteri

Untuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin. Kami tidak menganjurkan Anda memberli antibiotik sendiri dan mengobati tanpa diagnosis yang jelas. Hal ini berisiko keluhan Anda tidak membaik, atau malah menyebabkan strain bakteri yang resisten terhadap pemberian antibiotik.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar