Sukses

Nyeri Bokong

18 Oct 2014, 08:53 WIB
Wanita, 24 tahun.
Hi Dokter, Saya sekitar 5 bulan lalu saya mengalami kecelakaan saat akan berenang (dirorong dan jauh dipinggir kolam renang) pada saat itu saya jatuh mengenai bokong sebelah kiri. karena terkena ujung kolam renang bokong sebelah kiri saya langsung merah menghitam dan terlihat seperti pembuluh darah pecah.. warna hitam itu 2 bulan kemudian hilang dan bokong saya tidak terasa nyeri (kecuali jika kesenggol masih terasa sedikit nyeri) naumun sekitar seminggu terakhir ini bokong kiri saya tsb terasa sangat sakit tapi tidak ada warna hitam atau biru yang terlihat.. hanay saja tidur, duduk dan sakit terasa sakit. kira2 itu kenapa ya dok? apakah terkena bagian tulang? kalau saya periksa/rontgen baiknya ke dokter ahli apa? syaraf atau ortho? Thank you
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Nyeri pada bokong dapat saja terjadi pada gangguan otot, tulang, pembuluh darah (vaskular), ataupun saraf. Merujuk kepada cerita Anda dimana Anda memiliki riwayat terjattuh, bisa saja terdapat permalasahan dengan saraf di daerah bokong.

Yang perlu diwaspadai adalah bila keluhan terasa seperti kesetrum yang menjalar dari arah bokong hingga ke ujung kaki, disertai dengan keluhan kesemutan. Bila terdapat keluhan tersebut, dikhawatirkan terdapat hernia nukleus pulposus (HNP atau saraf terjepit). Keluhan karena masalah vaskular/pembuluh darah biasanya berhubungan dengan aktivitas. Nyeri akan bertambah atau muncul saat aktivitas, dan mereda saat istirahat. Sebenarnya tidak ada masalah dengan mengkonsumsi obat antinyeri, namun sebelum diterapi, sebaiknya dicari tahu dulu penyebab dari keluhan tersebut. Keluhan nyeri yang dialami tidak berhubungan dengan menopause. Ibu Anda dapat mencoba vitamin B kompleks untuk membantu mengurangi nyeri karena otot/saraf.

Saran kami, Anda dapat membawa ibu berobat terlebih dulu ke dokter spesialis penyakit dalam untuk ditelusuri penyebabnya. Mungkin diperlukan pemeriksaan rontgen pinggang (lumbosakral) untuk membantu diagnosis

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar