Sukses

Tindihan

19 Oct 2014, 02:26 WIB
Wanita, 19 tahun.
dok, saya berusia 19 tahun. sudah sejak usia 14 tahun saya sering sekali mengalami tindihan. kalau awalnya jarak tindihan satu ke tindihan berikutnya cukup jauh, sekrang hampir seminggu saya bisa tindihan hingga tiga kali. dulu saya sering berhalusinasi mengenai sosok-sosok gaib, tetapi sekarang saya tidak berhalusinasi. saya bisa merasakan dan menyari bahwa saya sedang tindihan, lalu mencoba untuk menyadarkan diri. Semakin lama, durasi tindihan saya semakin lama, awalnya hanya beberapa detik, sekarang hingga bisa bermenit-menit. saya tindihan di tiap waktu tidur (tidur siang atau pun malam). jam tidur saya memang tidak teratur krn menyesuaikan dengan aktifitas. apakah ini hal yang normal dok? atau mungkin ini salah satu gejala depresi atau juga gangguan tidur yang sudah terlalu parah? mohon bantuannya dok. terimakasih.
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah memilih untuk menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Didalam dunia kedokteran kami tidak mengenal istilah tindihan. Ada dua sistem organ yang dapat berperan terhadap gangguan seperti rasa tindihan yang Anda alami. Pertama yakni sistem pernapasan dan yang kedua sistem peredaran darah.

Pada saat kita tidur, jaringan pada hidung dan tenggorokan juga berelaksasi dan jatuh ke belakang, terkadang hal ini dapat menyebabkan blok jalan napas. Bila blok hanya sebagian/parsial, dapat menimbulkan dengkuran akibat getaran udara yang berusaha melalui jalan napas yang sempit. Saat terjadi blok jalan napas total, mengakibatkan suatu keadaan yang disebut 'silence' dan hilangnya pergerakan napas oleh dada dan perut. Keadaan ini disebut sebagai sleep apnea dan semakin lama apnea akan semakin berbahaya.

Pada akhirnya, otak akan mengambil alih yang kemudian tampak sebagai usaha menarik napas dalam atau mendengkur untuk membersihkan jalan napas. Bila kemudian terbangun, maka otot mengencang - mengurangi blok - dan napas akan kembali normal. Namun bila usaha tidak terpenuhi, akan berakhir pada kematian akibat kekurangan oksigen.

Apakah Anda memiliki riwayat kelainan jantung? Sebaiknya Anda memeriksakan kondisi Anda ke dokter untuk mengetahui penyebab dari kondisi yang Anda alami.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. (AK)

Salam,


Tim Redaksi KlikDokter


0 Komentar

Belum ada komentar