Sukses

Keputihan Setelah Hubungan Seksual

20 Oct 2014, 00:09 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok, sy melakukan hubungan seks setelah menstruasi.. dan sekarang sudah 4 hari sy mrngalami keputihan.. 2 hari pertama sy keputihan berwarna agak kuning.. saat melakukan pun sy merasa sakit namun hubungan seks tetap di lanjutkan.. apakah keputihan sy itu normal dok ? Dan bagaimana cara mengatasinya ?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan keputihan Anda? Apakah Anda sudah menikah? Apakah Anda baru pertama kali melakukan hubungan seksual? Hubungan seksual yang tidak aman juga dapat menjadi penyebab keputihan yang abnormal.
 
Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang dialami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan keputihan Anda.

Kami sertakan artikel:

5 Penyebab Keputihan pada Wanita

9 Tips Menjaga Kesehatan Vagina

Demikian jawaban yang kami dapat berikan, semoga bermanfaat.  (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar