Sukses

Wanita Gemuk Susah Hamil?

20 Oct 2014, 03:32 WIB
Wanita, 27 tahun.
apakah wanita gemuk akan susah hamil???

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Berdasarkan tinggi badan dan berat badan, Anda memiliki indeks massa tubuh (IMT) 33,2 dan termasuk kategori obesitas. 

Kegemukan memang dapat menimbulkan berbagai masalah dan komplikasi seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, batu empedu, radang sendi, dan gangguan kesuburan/kesulitan hamil. Gangguan kesuburan akibat kegemukan dapat terjadi pada pria maupun wanita. 

Beberapa akibat kegemukan terhadap kesuburan wanita diantaranya adalah:

  1. Masalah ovulasi (pengeluaran sel telur)

Wanita obesitas terancam untuk mengalami gangguan keseimbangan hormon yang dapat menyebabkan gangguan dalam menstruasi sehingga dapat menyebabkan siklus pengeluaran sel telur menjadi terganggu juga. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil.

  1. Masalah pada proses pembuahan

Selain masalah pengeluaran sel telur, pada para wanita yang kegemukan namun memiliki siklus menstruasi yang normal dan dapat mengeluarkan sel telur secara normal, ditemukan tetap saja sulit untuk hamil. Hal ini diduga karena pengaruh hormon leptin yang berfungsi mengatur nafsu makan dan pengeluaran energi juga ternyata menghambat proses pembuahan sel telur oleh sperma.

  1. Meningkatkan risiko terjadinya keguguran

Pada penelitian lebih lanjut juga ditemukan bahwa wanita obesitas cenderung lebih berisiko untuk mengalami keguguran dalam kehamilan.

  1. Pembentukan sel telur yang tidak sempurna

Pada penelitian yang meneliti sel telur wanita yang kegemukan ditemukan bahwa sel telur yang diproduksi oleh wanita yang kegemukan juga cenderung tidak normal. Susunan kromosom (pembawa pesan genetik) dalam sel-sel telur wanita yang kegemukan ditemukan tidak normal sehingga tidak mungkin terjadi pembuahan.

Meskipun begitu, wanita yang terlalu kurus juga dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Menjalankan pola hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, beristirahat dengan teratur, menghindari stres dan berolahraga teratur dapat membantu keseimbangan hormon sehingga memudahkan untuk terjadinya kehamilan.

Menurunkan berat badan

Untuk menurunkan berat badan, Anda harus mengurangi porsi makan dan berolahraga. Sarapanlah dengan makanan yang tinggi protein seperti telur. Makanan tinggi protein dapat memberikan sinyal ke otak Anda merasa kenyang lebih lama.  Beberapa tips lainnya adalah:

  1. Kurangilah konsumsi makanan berlemak.
  2. Perbanyak makan buah yang mengandung air 1 jam sebelum makan. Hindari makan buah-buahan seperti durian, mangga, pisang, dan nangka.
  3. Makanlah nasi antara 150-200 gram dalam 1 porsi sekali makan. Nasi merah lebih baik daripada nasi putih.
  4. Jangan menghilangkan satu jam makan pun. Acapkali yang terjadi justru diet ditempuh dengan tidak makan malam, hindarilah pola semacam ini. Cukuplah ganti menunya dengan yang lebih berkualitas selaras dengan tujuan pengurangan berat badan. Karena tubuh Anda tetap memiliki hak asupan nutrisi.
  5. Pada makan malam, makanlah dibawah pukul 7 malam dan secukupnya.
  6. Perbanyak sayuran berserat.
  7. Hindari camilan dan mie.
  8. Berolahragalah rutin 3x/minggu selama 30 menit.

Hilangkan keinginan  untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat, karena penurunan berat badan yang terlalu cepat dapat berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Penurunan berat badan yang wajar adalah sekitar 0,5 kg/minggu atau 2-2,5 kg/bulan. Apabila Anda susah melakukan diet sendiri, Anda dapat minta bantuan Dokter Spesialis Gizi untuk mengatur kebutuhan nutrisi Anda dan juga bantuan dokter spesialis kedokteran olahraga untuk membantu menentukan resep olahraga Anda.

Berikut kami lampirkan artikel yang berhubungan dengan pertanyaan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar