Sukses

Penyebab Bau Mulut dan Penanggulangannya

11 Feb 2014, 18:11 WIB
Wanita, 21 tahun.
Saya mengalami gangguan dg bau mulut yang tidak sedap. Padahal saya sudah menyikat gigi dg benar, dan tdk ada satupun gigi saya yang berlobang. Apakah ini ada hubungannya dengan panas dalam di daerah perut.? Apa karena saya suka mengkonsumsi makanan atau minuman dalam keadaan panas.? Apa yang dapat saya lakukan utk mengurangi bau mulut.?
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Dalam usaha untuk menghilangkan bau mulut harus dianalisa terlebih dahulu penyebabnya baru bau mulut dapat diatasi. Penyebab timbulnya bau mulut atau halitosis disebabkan oleh beberapa faktor baik yang berasal dari dalam tubuh (intrinsik) maupun yang berasal dari luar tubuh (ekstrinsik), yaitu:

  • Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.
 
  • Pembersihan gigi tiruan yang kurang baik .
  • Gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri pada permukaan gigi tiruan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

  • Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).
  • Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.
  • Xerostomia (mulut kering).
  • Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkan oleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.
  • kebiasan merokok.
  • konsumsi makanan tertentu.

Berikut cara mengatasi bau mulut (halitosis)

  1. Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  2. Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
  3. Pembersihan permukaan lidah secara teratur. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  4. Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut sesuai anjuran dokter gigi.
  5. Scaling (pembersihan karang gigi).
  6. Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang berlubang.
  7. Berhenti merokok.
  8. Pada kasus-kasus xerostomia/ mulut kering , dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.
  9. Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol rutin dan pembersihan.
  10. Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.

Demikain informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam

drg. Arni Maharani.

    0 Komentar

    Belum ada komentar