Sukses

Mual

11 Feb 2014, 16:57 WIB
Wanita, 15 tahun.
Dok. Kenapa paruparu saya sering sakit? Sering berdenyut tiba tiba dan akhir akhir ini saya sering merasa mual dan pusing. Konsulnya dok
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keluhan Anda adalah nyeri pada paru-paru. Nyeri seperti apakah yang Anda maksud? Apakah nyeri perasaan seperti ditusuk, atau diremas? Apakah ada batuk dan pilek? Apakah ada riwayat pernyakit pada paru-paru? 

Berbagai gejala yang Anda alami nampaknya disebabkan karena gangguan saluran pencernaan, yaitu sakit "maag" (Sindrom Dispepsia).

Jika saat ini Anda sudah mengalami perbaikan, maka yang perlu dilakukan adalah menjalani pola hidup sehat, yaitu:

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam
  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  • Hindari stres
  • Tidur cukup 7-8 jam/hari
  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30 menit.

 

Pada orang yang menderita sakit maag, sebaiknya menghindari konsumsi makanan-makanan asam, pedas, kopi, alkohol, soda, dan makanan yang banyak mengandung gas seperti beberapa jenis sayuran. Kebiasaan seperti merokok stress dapat  merangsang asam lambung. Dan usahakanlah untuk selalu makan tepat pada waktunya setiap hari. 

Jika belum mengalami perbaikan, saya sarankan Anda mengunjungi dokter untuk kontrol dan pemeriksaan perkembangan kondisi kesehatan Anda sehingga Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal.

Keluhan leher dan punggung yang sakit dan susah untuk menengok saat bangun tidur dapat disebabkan karena posisi tidur yang salah atau posisi bantal yang kurang tepat. Untuk itu, jika merasa sakit, Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri atau menggunakan obat oles (krim atau jel anti nyeri) untuk mengatasi rasa sakit. Untuk pencegahan berikutnya adalah dengan memperhatikan posisi tidur yang baik agar tidak terjadi nyeri dan kaku leher serta punggung. Hindari penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau rendah.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (EA)

 

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter 

0 Komentar

Belum ada komentar