Sukses

Keputihan

08 Feb 2014, 16:48 WIB
Wanita, 26 tahun.
Dok,saya mengalami keputihan yang menggumpal,gatal,berbau amis. Saya sudah sebulan ini terlambat datang bulan, tapi tidak mengalami gejala awal kehamilan. Sebelumnya saya memang memiliki riwayat datang bulan yang tidak teratur, pernah saya periksakan ke dokter dan saya disarankan untuk rutin minum sangobion, memang setelahnya lancar setiap bulan, tpi bulan ini terlambat lagi walau saya sudah minum sangobion. Sekarang saat berhubungan intim di kelamin suami terdapat gumpalan putih, saya sungguh malu. Saya pernah iseng memasukan jari saya ke dalam vagina,saya merasa seperti ada benjolan jauh didalam dok, dan meninggalkan lendir berwarna merah di jari saya meski sangat sedikit. Kira-kira penyakit apakah yang sedang saya derita dok? Saya sungguh takut terkena kanker atau kista. Untuk informasi, saya sudah menikah selama 3 bulan, sudah mengalami keputihan sebelum menikah tapi hanya berupa cairan saja dan tidak gatal. Terima kasih sekali dok, maaf kalau terlalu panjangm Regards, Laras
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebagai informasi, keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Kami sarankan  Anda memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan.

Berikut adalah artikel terkait:

Keputihan

Penyebab Keputihan Abnormal

Demikian jawaban yang kami dapat berikan, semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar