Sukses

Cacingan

06 Feb 2014, 17:36 WIB
Wanita, 29 tahun.
Selamat siang, Saya usia 29 tahun dan masih dalam memberikan ASI untuk anak kedua saya yang berumur 7 bulan. DOk saya mau berkonsultasi sehubungan rasa gatal di anus saya karena cacingan kremi. Sudah 3 hari ini mengganggu kenyamanan dan lebih parahnya lagi di waktu malam hari(mengganggu tidur) dan terkadang saya ga sadar menggaruk bagian anus(saya langsung cuci tangan dengan sabun saat tersadar setelah menggaruk). Selama ini saya hanya memberikan salep bepanthen untuk bagian yg luka digaruk(dibagian belakang lubang anus,pas di lipatan pantat). Dan untuk gatal dianus saya tidak berani minum obat cacing karena menyusui. Mohon infonya dok untuk pemberian obat minum(beserta takarannya) dan/atau salep untuk cacingan yang aman untuk masa menyusui agar cacing kremi yg di anus mati dok..tetapi aman untuk bayi saya. Note : saya sudah periksa BAB saya dan setelah saya periksa ada cacing kremi berwarna putih,berbentuk kecil seperti benang jahit,panjangnya kurang lebih 0,5 cm.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Penyakit Cacingan sering disebut infeksi cacing, dimana mahluk kecil ini akan menyerang tubuh seseorang dengan cara menempelkan diri (baik di luar maupun di dalam tubuh) dan mengambil nutrisi dari tubuh seseorang. jenis cacing banyak sekali, yang Anda maksud sepertinya adalah cacing vermikularis, yang aktif saat malam hari, Terkena penyakit cacingan dapat melemahkan tubuh dan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Cacing dapat masuk ke dalam tubuh dari makanan yang kotor atau dari tanah saat kita tidak menggunakan alas kaki. Cacingan sebenarnya jarang terjadi di manusia, dan pemberian obat cacing harusnya setelah terbukti kalau di feses ada cacing. Memang pada anak-anak yang cacaingan dapat mempengaruhi penambahan berat badan karena ada gangguan dalam penyerapan nutrisi. Bila memang anak sulit makan dan berat badan tidak naik-naik tidak ada salahnya memberikan obat cacing. 

Kami tidak dapat memeberikan resep obat melalui forum ini. Obat hanya dapat diberikan oleh dokter yang memeriksa pasien secara langsung. Kesalahan diagnosis karena tanpa pemeriksaan langsung akan menyebabkan kesalahan pengobatan dan Anda tidak kunjung sembuh.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar