Sukses

Alergi Obat

02 Feb 2014, 22:24 WIB
Pria, 19 tahun.
pada saat umur 11 tahun saya terdiagnosis memiliki penyakit jantung bawaan yang mana kadang-kadang sakit didada sebelah kiri. sampai saat ini saya cek up ke dokter dan diberikan sejumlah obat seperti propanolol. tapi akhir-akhir ini dokter memberikan saya propanolol 2 kali sehari, ramalgin 3 kali sehari, obat berwarna kuning lonjong dengan tulisan BC tiga kali sehari, dan obat berwarna orange dengan tulisan ETA tiga kali sehari. lalu 6 jam setelah meminum obat tersebut kulit saya kemerahan dan gatal di daerah perut dan paha lalu lama kelamaan seperti memar dan lecet. apakah saya harus menghentikan konsumsi obat yang mana reaksi hipersensitif dan kulit kemerahan pada obat ramalgin? dan bolehkah saya tahu apa jenis obat yang berwarna kuning dan merah?
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih Anda telah menggunakan fasiltas e-consultasi KlikDokter.

Gejala yang Anda alami memang dapat merupakan reaksi simpang terhadap obat-obat yang Anda minum. Terdapat beberapa gambaran klinis yang berbeda dan penanganan yang berbeda. Sebelum kita berdiskusi lebih jauh, izinkan kami untuk mengajukan beberapa pertanyaan kembali:

  • Apakah terdapat lesi kemerahan yang menimbul selain rasa gatal?
  • Apakah terdapat demam?

Jika iya, maka sebaiknya Anda menghentikan semua obat-obatan terlebih dahulu lalu kembali melakukan kunjungan ke dokter yang menangani Anda untuk dilakukan proses challenge obat. Setelah gejala hilang, obat-obat tersebut dapat dicoba diberikan kembali dimulai dengan dosis yang kecil di bawah pengawasan dokter. Bila terdapat gejala flushing dan gatal dengan atau tanpa lesi (biasanya) di wajah yang tidak berat, gejala dapat hilang sendiri. Obat antihistamin dapat diberikan bila flushing dirasa mengganggu. 

Sulit untuk menentukan obat berwarna merah dan kuning yang Anda maksud tanpa melakukan melihat dan mengetahui kandungan aktif dari obat tersebut. Oleh karena itu kami menyarankan Anda menghentikan sementara pemberian semua obat dan kembali ke dokter yang menangani Anda untuk memastikan apakah benar keluhan yang Anda alami merupakan reaksi simpang obat tersebut. Jika ditemukan iya, maka perlu penelusuran lebih jauh 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(AK)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar