Sukses

Menangani Buta Warna

19 Oct 2014, 21:49 WIB
Pria, 25 tahun.
dok,sya mau konsultasi... begini dok. keponakan saya diterima di FK PTS di SOLO & SEMARANG. sejak SD dya tahu klo dya trkena bw parsial. tetapi karena kemauannya yang kuat ia kemaren lolos tes fisik oleh dr. penguji karena dy belajar sampek hafal tes ishiharanya dok. pertanyaan saya. apakah ada kesulitan saat nanti menjalani perkuliahan,skill lab,praktek anak tersebut ? apakah ada resiko dikeluarkan oleh pihak kampus saat di tengah2 perjalanan aktivitas perkuliahan nanti ? terus allah berfiman,semua penyakit itu ada obatnya kecuali mati, trus sampai saat ini apa sih obat dan terapi bw parsial itu dok ? apakah dokter,profesor mata masih belum bisa menemukan solusinya ? kan akhirnya sangat tidak adil dok kalau orang pintar gagal mewujudkan mimpinya karena masalah genetis ini. lalu pengalaman dokter apakah ada solusi untuk menangani maslah ini ?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih karena Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Buta warna dapat bersifat total atau parsial. Buta warna total berarti seseorang hanya dapat melihat hitam-putih (gradasi warna abu-abu) dan sangat jarang ditemukan. Pada orang dengan buta warna parsial, terdapat beberapa warna yang tidak dapat dibedakan. 

Sel-sel yang fotosensitif pada mata disebut dengan konus. Keberadaannya membuat kita dapat melihat warna. Konus terletak pada bagian tengah/pusat retina dan mengandung pigmen fotosensitif yang dapat mendeteksi warna merah, hijau, dan biru. Penderita buta warna mengalami kekurangan atau tidak adanya pigmen-pigmen tersebut. 

Umumnya, gangguan penglihatan warna merupakan kelainan bawaan (genetik). Dalam beberapa kasus, keadaan ini dapat "didapat" seperti pada proses penuaan, gangguan mata tertentu (glaukoma, degerasi makular, katarak, atau retinopati diabetes), cidera pada mata, dan efek samping beberapa obat. 

Buta warna yang diturunkan (genetik) tidak dapat disembuhkan atau dikoreksi. Beberapa gangguan penglihatan warna yang didapat dapat ditangani, tergantung penyebabnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk "mengakali" keadaan buta warna parsial adalah dengan penggunaan lensa kontak warna (untuk membantu membedakan warna) atau kacamata yang memblok cahaya yang menyilaukan mata.

Dengan adanya kondisi buta warna parsial, mungkin saja ada masalah saat melakukan praktik seperti tindakan bedah, dll. Yang paling penting dipikirkan adalah apakah kondisi tersebut akan membahayakan atau berisiko pada pasien yang ditanganinya nanti. Sebaiknya keponakan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter mata untuk memastikan sejauh mana kondisi buta warna yang ada.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar