Sukses

Haid Banyak & Memanjang

18 Oct 2014, 06:36 WIB
Wanita, 34 tahun.
Dok, saya wanita sudah menikah 2,5 tahun lalu dan belum mempunyai anak, pada tanggal 16 jan 14 kemarin, pada siang harinya sewaktu saya ke toilet ada bercak darah di celana, saya pikir saya akan haid (maju 2 hari dari bulan kemarin), tapi biasanya hanya akan keluar beberapa tetes. Waktu itu saya baru berencana untuk membeli pembalut, belum sempat saya beli, ternyata darah yg keluar sangat banyak. Ketika saya ke toilet untuk memakai pembalut ternyata darah yg keluar sudah sangat banyak dan ada gumpalan darahnya. Saya ijin untuk ke klinik, dari klinik saya diberi vit K, untuk menghentikan pendarahan, dan multivitamin untuk stamina. Kata dokter di klinik, apabila dalam 2 hari darah masih keluar banyak, saya diminta untuk kembali untuk dirujuk ke RS. Setelah minum vit K, darah yg keluar mulai berkurang dan besoknya sudah berhenti (saya hanya meminum 1x vit K tersebut, karena jika sudah berkurang, vit K jangan diteruskan, kata dokter tersebut). 2 hari kemudian darah mulai keluar lagi tapi tidak sebanyak awalnya, saya pikir saya baru haid, karena memang itu siklus saya. Permasalahannya sudah seminggu ini belum berhenti dan belum berkurang. Apakah ini normal dok? Apakah saya masih bisa hamil dok? Mohon sarannya, Terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran dan kegelisahan Anda.

Bagaimana dengan siklus haid Anda selama ini? Berapa lama biasanya haid Anda?

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, selama 2-8 hari dan berkisar 20-60 ml per hari, atau sekitar 2-3 kali ganti pembalut. Jumlah darah pada 1-2 hari pertama memang biasanya lebih banyak, namun jika jumlah darah sangat banyak kemungkinan Anda mengalami menoragia.

Menoragia merupakan suatu kelainan menstruasi dimana perdarahan menstruasi lebih dari 80ml/hari pada siklus yang normal. Sementara menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari disebut sebagai hipermenorrea. 

Timbulnya perdarahan yang berlebihan saat terjadinya menstruasi (menorragia) dapat terjadi akibat beberapa hal, diantaranya:

  1. Kelainan organik : 
    • Infeksi saluran reporduksi
    • Gangguan pembekuan darah, misal : von willebrand disease, kekurangan protrombin, idiopatik trombositopenia purpura (ITP), dll
    • Disfungsi organ yang menyebabkan terjadinya menoragia seperti gagal hepar atau gagal ginjal. Penyakit hati kronik dapat menyebabkan gangguan dalam menghasilkan faktor pembekuan darah dan menurunkan hormon estrogen.
  2. Kelainan hormon endokrin misal akibat kelainan kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal, tumor pituitari, siklus anovulasi, Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS), kegemukan, dll
  3. Kelainan anatomi rahim seperti  adanya mioma uteri, polip endometrium, hiperplasia endometrium, kanker dinding rahim dan lain sebagainya.
  4. Iatrogenik : misal akibat pemakaian IUD, hormon steroid, obat-obatan kemoterapi, obat-obatan anti-inflamasidan obat-obatan antikoagulan

Pengobatan menoragia sangat tergantung pada penyebabnya. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan darah, tes pap smear, biopsi dinding rahim, pemeriksaan USG, dan lain sebagainya. Jika menoragia disebabkan oleh kelainan hormonal, dapat diberikan terapi hormonal berupa obat kontrasepsi kombinasi atau pil progesteron. Menoragia yang disebabkan oleh mioma dapat diterapi dengan melakukan terapi hormonal atau dengan pengangkatan mioma dalam rahim baik dengan kuretase ataupun dengan tindakan operasi.

Untuk itu, jika keluhan Anda tidak juga mereda, kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan yang lebih mendetil sehingga penyebab keluhan Anda dapat segera diketahui dan Anda dapat segera mendapatkan penanangan yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,


Tim Redaksi KlikDokter

 

 

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar