Sukses

Mengurangi Mata Minus & Silindris

27 Jan 2014, 09:47 WIB
Pria, 14 tahun.
Dok, saya ingin bertanya. Karena saya memiliki fisik yang tergolong kuat. maka, saya ingin melanjutkan sekolah saya di akmil. Namun, dengan minus dan silinder yang saya derita, itu tidak bisa menjadikan saya masuk dalam akademi tersebut. Saya optimis minus saya bisa berkurang. Namun, saat saya konsultasi di RS Undaan Kulon Surabaya. sang dokter menjelaskan bahwa minus saya tidak bisa hilang, kecuali bila umur 20 tahun. dan menggunakan metode lasik. yang ingin saya tanyakan. Apakah dokter setuju dengan pernyataan tersebut? bila tidak, apa yang harus saya lakukan untuk menghilangkan minus serta silinder saya dengan murah dan mudah? cukup itu saja. sekian, terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 


Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Mata minus atau Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi jika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina. Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Silindris disebut juga astigmatisme, merupakan kelainan refraksi pada kornea atau lensa mata. Hal ini disebabkan karena kelengkungan kornea atau lensa mata tidak seragam.

Kelainan reftaksi pada astigmatisme menyebabkan banyangan jatuh tidak pada satu titik, akhirnya menyebabkan benda tampak kabur. Hal ini terjadi karena kelengkungan kornea  atau lensa yang tidak simetris seperti bola.

Penyebab dari astigmatisme masih belum diketahui namun belum ada yang menyebutkan bahwa penyakit ini adalah penyakit genetik.

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata sedangkan mata dengan astigmatisme adalah dengan menggunakan lensa silindris. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak. 

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A.

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus dan silindris adalah dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Untuk informasi lengkap Anda, saya sertakan artikel mengenai: Serba-Serbi LASIK.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar