Sukses

Rabun Jauh

23 Jan 2014, 11:38 WIB
Pria, 21 tahun.
terimakasih dokter buat penjelasannya. saya mengalami ini sejak tahun lalu, tp tidak ingat tanggal dan bulannya. pertama saya alami, oyong-oyong yang luar biasa saat saya bangun tidur siang dan saya merasakan mata kabur2 pada saat itu sehingga pada saat saya berjalan, berhenti sejenak karena penglihatan saya terganggu. Hingga saat ini, saya tidak menggunakan kacamata, dok. tp saya mengalami susah membaca tulisan yang kecil pada jarak lumayan jauh. tetapi teman saya dapat membaca tulisan tersebut. tapi saya mengabaikannya dan tidak memeriksa mata saya ke dokter, memeriksa apakah mata saya minus.. karena saya biasa2 aja membaca tulisan dengan baik tetapi pada jarak jauh sekali saya tidak dapat lihat seperti kabur2. hal ini sama seperti yang saya ceritakan di atas, dok. apakah ada hubungan dengan pemakaian laptop secara berlebihan ya, dok? ntah karena radiasi dari laptop. terimakasih dokter, mohon pejelasanya.

Terima kasih atas pertanyaan anda,

Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi jika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina. Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak.  Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A.

Lakukan pemeriksaan mata di Optik ataupun di RS, agar anda dapat mengetahui secara pasti kemampuan refraksi mata Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar