Sukses

Sakit Kepala

19 Jan 2014, 08:02 WIB
Wanita, 19 tahun.
assalamu alaikum wr.wb dokter,sy dri SMA sering sakit kepala,trkdng mski dgn meminum obat dan istrhat it tdk mnghlngkn sakit kpla sy dan mnetap smpe brhari2x dok.dn smpe sy kuliah st in sya msih mnglami hal in. dn sya st in tdk mngknsumsi obat appun ktika kpla sy sakit,krn sy takut trgntung dgn obat dok. apkh tndakan sya u tdk mngknsumsi obt it sdh bnar dok,terlbih sy mmng bkan org yg suka mngkonsumsi obat dan keadaan sy yg srg mnglmi skit kpla dn tk hlng2x,shngga sy mngurungkn u mmnum obat. trus,apakh skit kpla sy in trmsuk berbhya ? obat apa yg sbaikx sy mnum dok ?? terima kasih, wassalamu alaikum wr.wb
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan  tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. 

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa anda langsung.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar