Sukses

Post Operasi Kandung Empedu

19 Oct 2014, 19:18 WIB
Pria, 55 tahun.
Salam kenal Dok, Perkenalkan nama saya Johan,saya ingin menanyakan mengenai kondisi bapak saya,Beliau berusia 55 tahun,sebulan yang lalu bapak saya di operasi pengangkatan kantung empedu karena koleksititis kronis,gejala awalnya yaitu kembung,sembelit,mual,muntah,,penurunan berat badan,perut berbunyi seperti ada air dan menggelembung pada bagian bawah pusar.setelah dilakukan USG,CT scan,MRI akirnya ditemukan hasilnya yaitu penyakit Koleksititis kronis,Asites dan tampak massa pada usus kanan dan kiri.Akhirnya dilakukan bedah terbuka,kantung empedu nya di angkat,cairan asites nya dikeluarin dan massa pada usus nya juga di angkat.setelah cairan asites dan massa tersebut diperiksakan ke patologi laboratorium hasilnya tidak ditemukan sel ganas. Sekarang sudah hampir sebulan setelah operasi dan sudah kontrol tiga kali ke dokter tetapi masih ada keluhan seperti kembung,mual,muntah,diare,perut berbunyi seperti air dan menggelembung pada bagian bawah pusar. Saya ingin menanyakan : 1. Apakah gejala tersebut karena efek setelah operasi pengangkatan kantung empedu? 2.Berapa lama penyembuhan pasca operasi? 3.Apakah ada indikasi penyakit lainnya? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Salam, Johan S
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan atas kondisi yang dialami oleh ayah Anda. Kandung empedu adalah sebuah kantong yang berfungsi menampung cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Kista empedu lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Jika yang Anda maksud adalah kista koledokus, maka sebagian besar kista ini ditemukan pada anak-anak dan bersifat kongenital (bawaan sejak lahir), namun ada juga yang didapat saat dewasa. 

Gejala yang muncul pada orang dewasa berupa nyeri pada daerah perut, kulit jaundice (kuning).  Komplikasi tersering adalah infeksi pada saluran empedu (cholangitis) bahkan pankreas (pankreatitis). Terapi untuk kista empedu sebagian besar membutuhkan tindakan operatif dengan melakukan eksisi komplit kista. Diet yang biasa dilakukan untuk pasien dengan kelainan hati adalah diet rendah lemak. 

Maag (Dyspepsia,Gastritis) merupakan suatu penyakit dimana terjadi peningkatan dari produksi asam lambung. Dimana bila keadaan ini terus terjadi dapat muncul gastritis yaitu peradangan lapisan lambung. Gejala berupa mual, muntah, kembung, terasa penuh. Maag dapat disebabkan oleh banyak hal seperti stres, sering telat makan, merokok, alkohol, makanan asam/pedas. 

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah: 

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan 
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu. 

Anda juga dapat membaca artikel kami yang berjudul :

6 Makanan Perparah Maag

6 Makanan Pencegah Perut Kembung

Untuk itu kami juga menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri kembali ke dokter bedah yang mengoperasi ayah Anda. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar