Sukses

Nyeri Kaki, Berkeringat, Gatal

20 Oct 2014, 08:40 WIB
Pria, 37 tahun.
Salam, Saya Pria umur 37 thn,TB/BB 158/68, perokok, ada yang ingin saya tanyakan dok : 1. mengapa saya tidak kuat berdiri lama (> 15 menit) atau berjalan > 15 mnt, telapak kaki berasa panas dan nyeri/linu khususnya di tumit dan betis serta paha berasa pegal sekali,walo sudah dipijit/urut tetapi rasa ngilu pada kaki masih tetap berasa, apakah hal tsb menandakan adanya suatu penyakit ? penyakit apakah yang saya alami (2-3 th yang lalu saya pernah asam urat naik (8,3) dan kurang lebih 6 bulan yang lalu saya cek kadar asam urat saya sudah turun (5,3) 2. saya juga kalo tidur suka berkeringat khususnya di kepala bagian belakang dan tengkuk, apakah ini bertanda adanya suatu penyakit yang saya idap ? 3. saya juga ada / timbul bercak/bintik-bintik merah pada pori-pori kulit di dada kadang berasa gatal dan kalo di garuk akan terasa perih, apakah penyebab timbulnya bercak/bintik-bintik tsb ? bagaimana cara mengatasinya ? atas penjelasannya saya ucapkan banyak terima kasih.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

1. Nyeri tumit dan kaki

Sejak kapan keluhan nyeri pada kaki Anda rasakan? Sejak kapan Anda merokok dan berapa banyak sehari? Apakah nyeri dirasakan di kedua kaki atau sebelah? Apa pekerjaan Anda sehari-hari, apakah sering melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban atau olahraga berat?

Nyeri pada kaki dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berdasarkan berat badan dan tinggi badan, Anda memiliki indeks massa tubuh 27,3 dan termasuk dalam kelompok overweight. Kondisi tubuh overweight juga sering menimbulkan keluhan nyeri terutama pada sendi-sendi (tulang belakang, lutut, tumit), hal ini disebabkan karena beban kerja yang bertambah dari sendi tersebut untuk dapat menopang badan. Kadar asam urat yang tinggi juga dapat menyebabkan keluhan nyeri sendir, coba periksakan ulang kadar asam urat Anda.

Nyeri tumit sering disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan disepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita. Keadaan ini disebut plantar fasciitis. Plantar fasciitis menyebabkan nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam. Segera setelah kita berjalan-jalan beberapa saat, nyeri yang disebabkan oleh plantar fasciitis ini biasanya berkurang, tetapi mungkin akan terasa nyeri kembali setelah berdiri beberapa lama atau setelah bangun dari posisi duduk.

Dalam keadaan normal, plantar fascia bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki. Tetapi, jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut. Bila ini terjadi berulang-ulang maka fascia akan teriritasi atau meradang.

Penyebab plantar fasciitis antara lain adalah:

  • Aktivitas fisik yang berlebihan
  • Overweight
  • Trauma pada tumit yang berulang
  • Artritis atau peradangan pada sendi
  • Diabetes
  • Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan kita tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, dan menyebabkan stres tambahan pada plantar fascia
  • Sepatu yang tidak cocok. Sepatu yang solnya tipis, longgar atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan tidak melindungi kaki kita.

Pada kebanyakan kasus, nyeri dari plantar fasciitis akan menghilang sendiri tanpa pembedahan atau pengobatan invasif lainnya, namun pada kasus-kasus tertentu tetap diperlukan pemberian obat anti nyeri seperti ibuprofen, asam mefenamat, natrium diklofenak, dsb. Selain itu, dapat diberikan suntikan steroid pada tempat yang dirasa nyeri. Kurangi aktivitas Anda serta pilihlah alas kaki yang sesuai bentuk dan ukuran kaki Anda. Kompres tumit dengan air dingin saat terasa nyeri, dan lakukan fisioterapi secara rutin dengan menekuk pergelangan kaki dan jempol ke arah atas menggunakan satu tangan. Dan jagalah berat badan Anda agar tetap ideal. Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeon, dengan berjalan tumit menanggung 110% beban tubuh, bahkan mencapai 200% saat berlari. Sementara waktu Anda dapat menggunakan sepatu yang ergonomis untuk pada kaki Anda, merendam dalam air hangat dan mengistirahatkan kaki Anda dengan mengurangi aktivitas yang mengharuskan Anda banyak berjalan atau berlari.

Apabila setelah menerapkan tips-tips di atas, keluhan tidak juga dirasa membaik, maka sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter spesialis tulang untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang optimal, sebab konsumsi obat untuk nyeri secara lama tidak dianjurkan. 

2. Tengkuk berkeringat

Berkeringat pada daerah tengkuk dan kepala belakang wajar terjadi apalagi sesudah tidur. Pada saat tidur bagian tersebut mendapatkan tekanan, ditambah lagi jika udara panas dan lembab akan menyebabkan tubuh berkeringat.

3. Bintik-bintik merah di kulit

Bintik bintik seperti apa yang Anda maksud, apakah seperti bentol, lenting berisi air, atau hanya kemerahan di kulit? Apakah Anda memiliki riwayat alergi? Banyak sekali penyebab bintik merah di kulit. Kami tidak dapat mendiagnosis penyakit Anda karena keterbatasan informasi. Penyakit kulit paling baik didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Sebaiknya Anda konsultaskin ke dokter umum terdekat atau dokter spesialis kulit. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi penghilang gatal seperti CTM, loratadin, atau cetirizine. Jangan menggaruk kulit, garukan hanya akan menambah rasa gatal dan dapat menimbulkan luka.

Berikut kami lampirkan artikel yang berkaitan dengan keluhan Anda.

Asam Urat, Inilah Dietnya

Inilah Daftar Makanan Tinggi Asam Urat

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar