Sukses

Belum Haid

08 Jan 2014, 12:20 WIB
Wanita, 28 tahun.
Assalamu alaikum dok... Saya ??????a???????? tanya dok,tgl 18 bln 11 2013 lalu terakhir sy dapatkan haid.padahal haid saya dibln2 sblmx lancar tdk ??? masalah,tp akhir2 ini saya ??? keluhan sy merasakan perut sering kembung,sering kencing2,kepala kadang sakit N pusing,kadang2 mual,saya pikir hamil tapi saya sudah tespeck namun hasilx negative.mohon saran dokter apa ???g harus sy lakukan krn sy sangat mendambakan seorang anak..terimah kasih sebelumx dok..wsslm.wr.wb

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda alami. Sebelumnya ada beberapa informasi yang kami butuhkan. Apakah ini pertama kalinya haid Anda tidak teratur? Apakah selama Anda tidak mendapatkan haid muncul flek-flek? Sejak kapan keluhan perut kembung dan sering kencing? Apakah ada keluhan nyeri saat buang air kecil dan air kencing keluar sedikit-sedikit/tidak lampias?

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Jika Anda tidak menstruasi ebrarti Anda mengalami gangguan siklus haid. Jika Anda tidak mengalami haid selama 3 siklus, maka Anda mengalami Amenorea sekunder.

Faktor-faktor risiko terjadinya gangguan haid antara lain:

  • Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
  • Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
  • Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
  • Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.
  • Gangguan hormon tiroid, tumor hipofisis

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Sindrom ovarium polikistik merupakan salah satu gangguan pada organ kandungan yang sering menyebabkan gangguan haid. Yaitu suatu keadaan dimana terdapat kista-kista kecil pada indung telur. Kondisi ini menyebabkan kadar estrogen dan androgen (hormon pria) yang terus menerus tinggi (pada keadaan normal kadarnya berfluktuasi). Akibat dari kadar hormon yang abnormal tersebut, terjadi penurunan produksi hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis sehingga menstruasi pun berhenti. Gejala lain sindrom ini adalah obesitas, jerawat dalam jumlah banyak dan kadang tumbuhnya rambut pada wajah (kumis atau jenggot).

Siklus haid tidak teratur memperkecil kemungkinan hamil.  Selain karena sulitnya menentukan masa subur, ketidakseimbangan hormonal pada akhirnya juga dapat menyebabkan ketidaksuburan (infertilitas). Ketidakseimbangan hormonal dapat menyebabkan kegagalan pematangan sel telur ataupun pelepasannya dari kantung telur ke saluran telur untuk bertemu sperma. Ditambah lagi pada keadaan lanjut,  dapat mempengaruhi kecenderungan seseorang terkena penyakit kencing manis (diabetes melitus), jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Yang lebih berbahaya bukan siklus haid yang jarang, tetapi "Apa yang menyebabkan siklus haid Anda tidak teratur?" Dengan banyaknya keadaan yang dapat mempengaruhi siklus haid, tentu dibutuhkan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya. Terapinya juga tidak luput dari pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, antara lain dengan pil ataupun suntik hormon yang dapat membantu pematangan dan pelepasan sel telur dari kandung telur ke saluran telur dan rahim. 

Kami sarankan Anda memeriksakan masalah Anda ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk dilakukan pemeriksaan dan terapi lebih lanjut. Semakin cepat 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (DK)

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter


 

    0 Komentar

    Belum ada komentar