Sukses

Diabetes Melitus dan Pemanis Buatan

18 Oct 2014, 17:25 WIB
Pria, 34 tahun.
Pemanis Buatan Halo Dok,akhir akhir ini saya sering mengkonsumsi pemanis buatan (pengganti gula yg di jual bebas).Kata orang diabetes bisa menurun.Ayah saya sudah terkena diabetes,oleh sebab itu saya mencoba mengubah pola minum kopi/teh dengan memakai pemanis buatan setiap hari 1 sachet.Apakah jangka panjangnya hal itu bisa berdampak negatif dok,mengingat saya saat ini tidak menderita diabetes? Terima kasih

 Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Sebelumnya kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai faktor risiko diabetes melitus (DM). Berikut ini adalah faktor risiko terkena penyakit DM:

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:

  • Ras/etnik: ras asia, indian amerika, hispanik, memiliki risiko diabetes melitus yang lebih besar.
  • Riwayat keluarga dengan diabetes
  • Umur: risiko DM meningkat seiring meningkatnya usia. Jika Anda berusia >45 tahun, sebaiknya periksakan kadar gula darah.
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir bayi >4000 gram atau pernah menderita DM saat hamil (DM gestasional)
  • Riwayat lahir dengan berat badan rendah (< 2,5 kg)

 

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:
  • Overweight/berat badan lebih (Indeks massa tubuh > 23kg/m2)
  • Aktifitas fisik kurang
  • Merokok
  • Hipertensi (TD > 140/90 mmHg)
  • Dislipidemia atau kadar kolesterol abnormal (HDL <35 mg/dL, trigliserida > 250 mg/dL)
  • Diet tidak sehat:

     makanan tinggi gula dan rendah serat akan meningkatkan risiko DM.

Gejala klasik diabetes adalah polidipsia (mudah haus dan banyak minum), polifagia (mudah lapar dan banyak makan) dan poliuria (banyak kencing terutama pada malam hari). Selain itu terdapat juga gejala-gejala lain seperti:

  • Mudah lelah dan sering mengantuk
  • Sering pusing dan mual
  • Penglihatan kabur
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  • Berat badan menurun terus
  • Sering kesemutan dan gatal-gatal pada tangan dan kaki

Kadang-kadang keluhan - keluhan seperti yang tersebut diatas tidak Anda rasakan karena kondisi setiap orang berbeda . Cara untuk mengetahui seseorang memiliki diabetes atau tidak adalah dengan memeriksakan nilai glukosa darah.

Pencegahan diabetes dapat dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, yaitu : 

  1. Mengurangi berat badan :  Bila IMT (Index Masa Tubuh) 25 - 29 atau lebih dari 30 maka disarankan agar dilakukan penurunan berat badan. Namun dilihat dari IMT anda 21,97 yaitu termasuk dalam kelompok normal maka yang harus dilakukan adalah mengontrol agar berat badan anda selalu berada di range sekarang. 
  2. Intake makanan harus dijaga sebanyak 1,000 - 1,200 kcal/sehari. Makanan difokuskan dengan perbanyak sayur, buah, kurangi karbohidrat (nasi diganti dengan kentang atau nasi merah), lemak jahat dikurangi seperti daging olahan seperti sosis, chicken nugget, daging dengan lemak tinggi (berasal dari organ binatang), hindari juga snack yang dijual dalam plastik serta kue-kue. Ikan dapat dikonsumsi namun hindari ikan goreng, lebih baik direbus. Hindari makanan yang goreng-goreng. Jangan lupa juga untuk mengurangi garam dalam diet, hanya dianjurkan 1 sendok teh (5 gr) setiap harinya. Ada suatu tabel bernama "Glycemic Index" yang anda dapat lihat sebagai pedoman anda dalam mengkonsumsi makanan.
  3. Kegiatan fisik sebaiknya dilakukan dengan berolahraga ringan-sedang selama 30 - 45 menit dalam sehari, selama 3 -5 kali dalam seminggu. Berolahraga ringan sedang bisa dalam bentuk aerobik ringan atau jalan cepat sekeliling rumah. 

Karena Anda memiliki risiko terkena DM, silahkan periksakan kadar gula darah Anda. Untuk pencegahan, coba lakukan upaya modifikasi hidup seperti yang sudah dijelaskan di atas. Pengganti gula dapat Anda gunakan, namun jika pola hidup dan diet Anda sudah bagus sebetulnya tidak perlu mengkonsumsi pengganti gula.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Mencegah Diabetes dengan Mengenali Gula

Peran Penting Glycemic Index (GI) dalam Diet

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga dapat membantu. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar