Sukses

Skizofrenia

27 Dec 2013, 09:31 WIB
Wanita, 21 tahun.
selamat pagi bapak/ibu dokter , saya ingin menanyakan . kakak saya sakit , gejalanya mirip skizofrenia. saya merasa sedih sekali melihat kakak sy sudah sakit selama 3.5 tahun, skrg lg kambuh . yg ingin saya tanyakan apa faktor penyebab pasti penyakit ini dan apakah ada cara pengobatan yg bs menyembuhkan ? karena informasi yg sy dapatkan masih membuat sy bingung dan penasaran. terimakasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. 

Skizofrenia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (waham/keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Sebagai suatu sindrom, pendekatan skizofrenia harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan aspek psikososial, psikodinamik, genetik, farmakologi, dan lain-lain.  

Faktor resiko penyakit ini termasuk :
1. Riwayat skizofrenia dalam keluarga
2. Perilaku premorbid yang ditandai dengan kecurigaan, eksentrik, penarikan diri, dan/atau impulsivitas.
3. Stress lingkungan
4. Status sosial ekonomi yang rendah sekurang-kurangnya sebagian adalah karena dideritanya gangguan ini 

Pengobatannya terbagi atas psikofarmaka dan psikososial. Psikofarmaka menggunakan obat-obatan anti psikotik sedangkan psikososial adalah terapi perilaku.

Skizofrenia dapat menyebabkan gangguan fungsi pekerjaan, fungsi sosial, fungsi penggunaan waktu luang dan fungsi perawatan diri.  Perubahan perubahan ini akan mengganggu individu serta membuat resah keluarga dan teman.

Penderita skizofenia yang mengancam diri dan lingkungannya sebaiknya dirawat di Rumah sakit jiwa. Untuk skizofrenia ringan dapat berobat jalan dengan mengonsumsi obat-obatan teratur dan melakukan terapi psikososial. Walaupun remisi penuh atau sembuh pada skizofrenia itu ada, kebanyakan orang mempunyai gejala sisa dengan keparahan yang bervariasi. Secara umum 25% individu sembuh sempurna, 40% mengalami kekambuhan dan 35% mengalami perburukan. Sampai saat ini belum ada metode yang dapat memprediksi siapa yang akan menjadi sembuh siapa yang tidak, namun sebaiknya faktor pencetus dapat terus dikontrol.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar